Bojonegoro (beritajatim.com) – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya dengan kekuatan 3,3 magnitudo. Gempa terjadi pada koordinat 7.05° LS; 111.75° BT tepatnya di darat pada jarak 18 km arah Barat Laut Bojonegoro dengan kedalaman 12 kilometer.
Sesuai pemantauan BMKG, gempa bumi terjadi sekitar pukul 11.42 WIB, Senin (7/10/2024). Gempa bumi yang terjadi sedikitnya dirasakan sejumlah warga di tiga kecamatan yang ada di Bojonegoro. Ketiganya yakni Kecamatan Malo, Trucuk, dan Kecamatan Kalitidu.
“Sejumlah warga yang ada di tiga kecamatan merasakan, tetapi tidak ada laporan dampak gempa tersebut terjadi kerusakan bangunan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Laela Nor Aeny.
Sesuai kajian BMKG, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Bojonegoro dan Tuban III MMI (Getaran dirasakan seperti truk yang melintas).
BMKG juga mencatat, akibat gempa bumi tersebut belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan. Selain itu, juga belum ada aktivitas adanya gempa bumi susulan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah. [lus/ian]






