Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Gresik digegerkan dengan penemuan bocah berumur enam tahun meninggal dunia karena tersangkut di saluran air. Bocah atas nama Rizal (6) meregang nyawa saat ditemukan oleh warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kronologis meninggalnya Rizal bermula saat bocah ini bermain sepeda angin dengan rekannya. Yakni Azzam (6) dan Attha (6) di sekitar rumahnya. Kemudian turun hujan deras. Selanjutnya, ketiga bocah tersebut bermain hujan-hujanan.
Karena terlalu asyik, ketiga bocah tersebut kemudian bermain di saluran air. Bersamaan dengan itu, ada salah satu saksi yakni Rohman yang saat itu hendak pulang ke kandang miliknya. Saksi melihat korban bersama rekannya bermain di saluran air yang sangat deras.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
Beberapa jam kemudian, tiba-tiba saksi melihat di jalan desa banyak warga termasuk ibu korban (Karomah) berteriak, dan menangis meminta tolong. Selanjutnya, warga melakukan penyisiran pada saluran air tersebut.
Setelah dilakukan penyisiran. Korban ditemukan oleh warga tersangkut di saluran air. Kemudian diberi pertolongan pertama oleh warga. Namun, tetap tidak bergerak. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Panceng. Setelah dilakukan pengecekan secara medis korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Kapolsek Panceng AKP Didik Haryanto membenarkan adanya kasus meninggalnya bocah berusia enam tahun di saluran air. “Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga korban menerima kematian ini karena suatu musibah dan takdir,” tuturnya, Selasa (18/01/2022).
Perwira pertama Polri itu menerangkan atas kasus ini menerangkan keluarga Korban tidak menuntut kepada pihak manapun dan dikuatkan dengan surat pernyataan. “Keluarga Korban memohon untuk tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat permohonan,” pungkasnya. [dny/kun]






