Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun dan Pacitan pada Senin, 24 Maret 2025, diprediksi akan cenderung berawan sepanjang hari. Namun, hujan ringan sempat turun di pagi hari di beberapa daerah, khususnya di Kabupaten Madiun dan Pacitan. Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., menyampaikan bahwa kondisi ini masih dalam batas normal dan tidak ada peringatan cuaca ekstrem.
“Kami memprediksi bahwa cuaca di Kota Madiun akan cenderung stabil dengan kondisi berawan dari pagi hingga malam. Sementara itu, Kabupaten Madiun dan Pacitan berpotensi mengalami hujan ringan pada pagi hari, sebelum kemudian berawan hingga malam,” ujar Oky pada Minggu (23/3).
Di Kota Madiun, masyarakat dapat menjalani aktivitas harian dengan nyaman karena cuaca diperkirakan tetap berawan tanpa adanya hujan. Suhu udara berada di kisaran 22 hingga 30 derajat Celcius dengan kelembaban antara 66 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah Barat dengan kecepatan sekitar 6,6 km/jam.
Berbeda dengan Kota Madiun, Kabupaten Madiun mengalami hujan ringan pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB sebelum cuaca berangsur berawan hingga malam. Suhu udara di wilayah ini lebih sejuk, berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celcius.
“Hujan ringan di pagi hari mungkin akan sedikit menghambat aktivitas warga, tetapi setelahnya cuaca cenderung lebih bersahabat,” tambah Oky. Kecepatan angin di wilayah ini sedikit lebih tinggi, mencapai 11,6 km/jam dari arah Barat.
Sementara itu, kondisi cuaca di Pacitan juga menunjukkan pola yang serupa. Hujan ringan terjadi pada pagi hari, kemudian cuaca berubah menjadi berawan mulai pukul 09.00 WIB hingga malam hari.
Suhu udara di Pacitan diperkirakan berkisar antara 22 hingga 26 derajat Celcius, dengan kelembaban yang cukup tinggi, yakni 81 hingga 98 persen. Angin di wilayah ini bertiup lebih kencang dibandingkan dua daerah lainnya, yakni dari arah Barat Laut dengan kecepatan 15,4 km/jam.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat, terutama di Kabupaten Madiun dan Pacitan, untuk tetap membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar rumah pada pagi hari.
“Meski tidak ada peringatan cuaca ekstrem, tetap disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru agar lebih siap menghadapi perubahan kondisi,” pungkas Oky. [mnd/aje]






