Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak, menghmbau agar masyarakat Jawa Timur waspada terhadap cuaca ekstrem. Ia memperkirakan, sebagian besar Wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami cuaca buruk dampak dari Gelombang Rossby.
Perlu diketahui, gelombang Rossby adalah sebuah fenomena alam yang terjadi pada lapisan atmosfer yang dapat mengindikasikan adanya potensi berkumpulnya awan hujan dengan skala yang lebih luas.
Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Fajar Setiawan, menuturkan, cuaca buruk yang terjadi berupa hujan lebat, disertai petir dan potensi angin kencang.
“Gelombang Rossby bisa juga dikatakan sebagai gelombang planet. Gelombang ini menyebabkan udara di atmosfer merambat sejajar garis bujur. Sehingga udara mengalami pembelokan berbentuk seperti gelombang,” tutur Fajar, Rabu (26/10/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”cuaca”]
Dirinya juga menerangkan, hal ini yang kemudian menyebabkan vortisitas, dan konvergensi yang memicu hujan di sejumlah wilayah. Ia mengingatkan jika potensi cuaca buruk diprediksi akan terjadi hingga pertengahan November 2022.
“Di sisi lain suhu muka laut diprediksi masih akan menghangat hingga awal November nanti, potensi cuaca buruk masih dapat terjadi hingga Pertengahan November 2022,” terangnya.
Karena kondisi saat ini memasuki musim peralihan atau awal musim hujan, lanjut Fajar, cuaca buruk masih akan sering terjadi tidak hanya di darat dan pesisir tapi juga di laut.
“Mohon untuk tetap waspada, terutama jika menemukan awan jenis Cumulonimbus berbentuk seperti bunga kol dengan dasar awan gelap,” ucapnya. [ang/but]






