Décines-Charpieu (beritajatim.com) – Andre Onana tampaknya harus belajar lebih banyak untuk tidak terlalu menebar psywar jelang pertandingan. Sebab, secara psikis, ternyata psywar yang dilancarkannya ternyata jadi bumerang bagi kiper Manchester United itu ketika ditahan Olympique Lyon 2-2 pada first leg perempat final Liga Europa dini hari tadi.
Dua gol Lyon pada laga yang dimainkan di Parc Olympique Lyonnais, Décines-Charpieu, itu tercipta berkat blunder fatal Onana. Gol pertama via sepakan bebas Thiago Almada pada menit ke-25 seharusnya tidak terjadi jika Onana lebih sigap menyongsong bola untuk menepis. Tetapi, dia malah menunggu datangnya bola sehingga memantul dan menjebol gawangnya.
Tetapi, blunder pertama tak separah blunder kedua. Sebab, gol kedua Lyon itu tercipta di injury time (90+5′). Rayan Cherki memanfaatkan kesalahan Onana yang gagal mengamankan sepakan Georges Mikautadze. Bola muntah akhirnya disambar Cherki.
Dilansir Opta, kiper asal Kamerun itu total mencatatkan 8 blunder yang berujung gol lawan sejak musim lalu di semua ajang. Itu merupakan blunder terbanyak dibanding semua kiper tim Premier League.
“Jika Anda menyaksikan penampilan United musim ini, aku yang lebih banyak membuat kesalahan (daripada Onana, Red). Aku masih yakin sepenuhnya kepada Onana,” bela tactician United Ruben Amorim kepada BBC.
Mantan kiper Inter Milan dan AFC Ajax itu memang dalam sorotan sejak sebelum laga dini hari tadi. Dia sempat berujar bahwa United merupakan tim yang lebih baik Lyon.
Ternyata, itu menyinggung Nemanja Matic. Gelandang Lyon yang juga mantan pemain United itu membalas pernyataan Onana dengan menyebutnya sebagai kiper terburuk dalam sejarah United.
Tak berhenti di situ, Onana kembali membalas Matic. Dia menyebut bahwa dia sempat juara Piala FA bersama United musim lalu. Sedangkan selama lima musim bersama United (2017–2022) Matic nirgelar.
Second leg bakal dimainkan 18 April mendatang di Old Trafford, Manchester. United butuh kemenangan untuk lolos semifinal. Selain itu, mereka juga butuh agar Onana bisa menjaga mulut dan performanya. [dio/beq]






