Trenggalek (beritajatim.com) – Kabupaten Trenggalek kembali mendapatkan suntikan vaksin dari Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur. Kali ini sebanyak 5.500 dosis vaksin yang dikhususkan kepada para pelajar.
Bantuan vaksin dari BIN untuk masyarakat Trenggalek ini sudah yang kesekian kalinya. Tercatat sudah lebih 3 kali BIN Daerah Jawa Timur mendorong percepatan vaksin di Trenggalek. Tentunya upaya ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Bupati Trenggalek Moch Arifin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin”]
“Agenda hari ini kita melaksanakan vaksinasi dilaksanakan Badan Intelijen Negara (BIN). Saya mengucapkan terima kasih kepada Kabinda (Kepala BIN Daerah) bersama seluruh jajaran di Jawa Timur yang terus mendorong daerah-daerah khususnya Trenggalek,” ucap suami Novita Hardini saat mendapingi Kepala Bagian Ops BIN Daerah Jatim, Kolonel Inf. Fahmi Sudirman meninjau pelaksanaan vaksin di SMKN Pogalan.
Pelaksanaan vaksin dari BIN sendiri dilaksanakan di 14 titik tempat yang berbeda. Diprioritaskan kepada pelajar, namun tidak menutup kemungkinan juga masyarakat umum, bila vaksin yang ada mencukupi.
“Alhamdulillah Trenggalek dosis 1 sudah mencapai 60% dan lansia sudah mencapai lebih 40%. Kita terus memacu lagi, karena punya target di Natal dan tahun baru setidaknya 70% lebih warga kita sudah tervaksin pertama,” sambung Bupati Trenggalek.
“Ini penting karena kita belum tahu kebijakan pemerintah seperti apa. Kalau ada pembatasan risiko mungkin bisa ditekan. Terus bila pembatasannya tidak begitu ketat, tentu resikonya akan tinggi. Semoga nanti masyarakat sudah punya cukup antibodi yang bisa untuk melawan virus melalui vaksin,” tambahnya.
Kepala Bagian Ops BIN Daerah Jatim Kolonel Inf Fahmi Sudirman menambahkan, mewakili Kabinda Jatim pihaknya membenarkan telah memberikan sebanyak 5.500 dosis dan tersebar di 14 titik.
“Sengaja vaksin dari BIN ini dilaksanakan di Trenggalek, guna meningkatkan capaian vaksinasi. Harapannya wilayah Trenggalek segera terbentuk Herd Immunity untuk menghadapi libur natal dan tahun baru. Karena tidak menutup kemungkinan saat liburan natal dan tahun baru, apalagi anak sekolah juga libur mobilitas akan tinggi,” ujarnya. [nm/suf]







