Ringkasan Berita:
- BHS Peduli menyalurkan 120 ekor sapi kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah untuk masyarakat di berbagai daerah.
- Ribuan paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat kecil seperti ojol, tukang becak, dan sopir bemo di Surabaya dan Sidoarjo.
- Program kurban ini sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas generasi Indonesia Emas 2045.
Surabaya (beritajatim.com) – Semangat berbagi dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah diwujudkan melalui aksi sosial BHS Peduli. Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono atau BHS, menyalurkan total 120 ekor sapi kurban kepada masyarakat di berbagai daerah.
Di Surabaya, empat ekor sapi disembelih dan menghasilkan sekitar 1.700 paket daging kurban. Sementara di Sidoarjo, sembilan ekor sapi menghasilkan hampir 3.000 paket daging yang didistribusikan langsung kepada masyarakat kecil, mulai dari pengemudi ojek online, tukang becak, sopir bemo, hingga warga sekitar.
Penyaluran hewan kurban tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Protein dan gizi sangat penting untuk menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pesan BHS melalui Ketua Tim BHS Peduli, Moch. Wahyudin, Rabu (27/5/2026).
Aksi sosial yang dilakukan BHS Peduli tidak hanya berfokus pada penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara tokoh politik dan masyarakat akar rumput. BHS meyakini bahwa silaturahmi menjadi salah satu kunci penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari sopir bemo, relawan, hingga pengemudi ojek online. Hal itu mencerminkan semangat inklusivitas dan kebersamaan dalam momentum Idul Adha.
Ketua Tim BHS Peduli, Moch. Wahyudin, menegaskan bahwa aspek kesehatan hewan kurban menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami memilih vendor bersertifikat dan melakukan pemeriksaan ketat. Masyarakat harus merasa aman dan nyaman saat mengonsumsi daging kurban ini,” tegas Wahyudin.

Selain menjadi bagian dari ibadah Idul Adha, program kurban tersebut juga diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan gizi masyarakat melalui program MBG.
“Protein dan gizi sangat penting untuk menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan kualitas kesehatan dan kemampuan berpikir generasi muda Indonesia semakin meningkat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, BHS juga menitipkan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung di Surabaya. Saat ini, ia sedang menjalankan tugas negara sebagai tim pengawas haji di Makkah.
“Kami mohon doa agar Pak BHS dapat menjalankan amanah negara dengan baik dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat walafiat,” ungkap Wahyudin.
BHS Peduli memastikan seluruh hewan kurban yang disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat. Pemilihan sapi dilakukan melalui vendor bersertifikat guna menjamin kualitas dan kelayakan konsumsi hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat.
“Kami memastikan seluruh sapi dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat menerima daging kurban,” pungkas Wahyudin. [suf]






