Surabaya (beritajatim.com) – Bhayangkara FC rupanya harus bekerja ekstra keras melawan Persiraja. Pasalnya baik pelatih maupun para pemain masih buta akan peta kekuatan dari tim asal Aceh ini.
Di pertandingan perdana BRI Liga 1, Minggu (29/8/2021), Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengatakan ia hanya mempelajari gaya permainan Persiraja di pertandinga pra musim, yakni Piala Menpora lalu. Namun sekarang pergantian pemain terjadi, pihaknya akan lebih sulit menganalisa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bhayangkara-fc”]
“Melawan Persiraja cukup sulit menganalisa, apalagai ini merupakan laga perdana. Saya hanya mengevaluasi pertandingan mereka dari pra musim kemarin. Namun satu hal yang pasti selama saya dua tahun di Indonesia permain sepak bola di negara ini sangat kuat di setiap pertandingan. Tentu itu menyulitkan,” ungkap Paul ketika konferensi pers lewat daring bersama PT LIB, Sabtu (28/8/2021).
Hal senada diungkapkan oleh Wahyu Subo Seto. Pemain asal Surabaya ini dengan tegas mengungkapkan jika ia dan pemain lainnya tidak terlalu tahu bagaimana pola permainan Persiraja. Ia hanya sekali bertemu di pertandingan pra musim.
“Saya tidak tahu. Tidak ada yang tahu siapa pemain yang harus diwaspadai, pemain masih buta kekuatan lawan,” ungkap Subo.
Bhayangkara Fc akan berlaga perdana melawan Persiraja Banda Aceh, Minggu (29/8/2021) di Indonimilk Arena Tangerang. [way/suf]






