Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bakal kembali menghadapi ‘batu sandungan’ kala bentrok melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019, di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/8/2019) malam.
Laga yang dijadwalkan kick off pukul 18:30 WIB, tentunya bakal menjadi catatan tersendiri bagi Laskar Sape Kerrab. Terlebih selama ini, mereka selalu gagal mengalahkan Bhayangkara. Tercatat dari lima pertemuan terakhir, empat di antaranya selalu gagal mendulang poin. Hanya satu laga yang berakhir imbang, yakni pada 2016.
Bahkan pada musim lalu, Greg Nwokolo dan kawan-kawan juga selalu gagal mendulang poin kala bentrok melawan Bhayangkara FC. Masing-masing menyerah 1-2 saat berlaga di kandang, serta menyerah 0-1 di markas Bhayangkara FC.
Kondisi tersebut tentunya menjadi tantangan bagi Pelatih Dejan Antonic, sebab juru taktik berkebangsaan Serbia ini memiliki ambisi untuk mengakhiri rentetan hasil minor tim binaannya kala bentrok menghadapi calon lawan yang akan mereka hadapi. Termasuk kala bentrok melawan Persebaya Surabaya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Madura-United”]
“Hari pertama disini (Madura United), kami sudah ada beban seperti itu. Salah satunya tidak pernah menang lawan Persebaya, dan akhrinya tradisi itu berubah,” kata Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic.
Dari itu, pihaknya juga memiliki keinginan serupa kala anak asuhnya bentrok melawan Bhayangkara FC yang juga selalu menjadi batu sandungan bagi timnya. Sekalipun saat ini, mereka tengah waswas akibat cederanya beberapa pemain pilar yang menjalani proses pemulihan cedera menjelang laga krusial.
Semisal Al-Fath Fatier, Asep Berlian, Fandry Imbiri, Greg Nwokolo hingga Marckho Sandy Meraudje. Bahkan mereka juga harus menyertakan pemain muda guna mengantisipasi kekurangan stok pemain, seperti Gufroni Al-Ma’ruf, Kadek Raditya Maheswara, M Fajar Ramadhon hingga Syahrian Abimanyu.
“Hari ini ada kesempayan untuk curi poin dari Bhayangkara, sekalipun hal itu tidak mudah. Tapi kami yakin anak-anak sudah siap seperti biasanya, yakni tidak ada tim yang perlu kita takuti,” pungkasnya. [pin/suf]






