Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait menjamu Megawati Hangestri Pertiwi, atlet bola voli internasional asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (15/4/2025).
Fawait juga memberikan uang apresiasi sebesar Rp 11,5 juta, piagam penghargaan, dan kartu kepesertaan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Megawati memutuskan pulang kampung, setelah bermain di Liga Voli Korea Selatan memperkuat klub Red Sparks sejak Juli 2023. Selain mengantarkan klub itu menjadi runner-up kompetisi V-League Korea Selatan, perempuan yang dijuluki ‘Megatron’ ini juga menjadi top-scorer atau pencetak poin terbanyak.
Megawati merasa terhormat bisa diterima di pendapa oleh Bupati Fawait. “Semoga Jember makin maju lagi, makin bagus lagi, semakin dikenal lagi. Aku dari Jember, semua orang tahu ‘Oh, Mega dari Jember’,” katanya kepada wartawan.
Megawati berharap penerbangan komersial di Bandara Norohadinegoro di Jember bisa beroperasi kembali. “Siapa tahu bandaranya hidup, biar saya dari Jakarta bisa langsung, tidak naik kereta lagi,” katanya tersenyum.
Usai berkarir di luar negeri, Megawati belum bisa memastikan langkah selanjutnya. “Rencana ke depan kalian lihat saja sendiri. Saya tidak bisa ngomong. Saya juga sedang pemulihan pasca cedera,” katanya.
Gadis kelahiran 20 September 1999 pulang ke Indonesia karena ingin dekat dengan keluarga. Namun ia membantah sang ibu, Siti Muhanah, sedang sakit.
“Mama sehat-sehat saja. Kenapa orang-orang tulis mama saya sakit. Saya sedih. Padahal Mama sehat-sehat saja. doakan saja Mama saya. Dua tahun saya jauh dari keluarga. Karier bisa dikejar, keluarga nomor satu,” katanya.
Megawati menyemangati semua pemain bola voli putri yang sedang membangun karier. “Tetap bersemangat. Kita harus percaya proses. Sesuatu yang kita inginkan tidak langsung tercapai. Ada usaha dan doa,” katanya.
Sementara itu, Bupati Fawait bahagia dan bangga bisa menjamu Megawati. “Kami sempat berdiskusi bersama dengan semua jajaran. Ke depan kami ingin Mbak Mega bisa menularkan ilmu dan pengalaman kepada adik-adiknya di Kabupaten Jember. Siapa tahu ada Mega-Mega lain di generasi berikutnya di bidang masing-masing,” katanya.
Fawait sempat menelepon Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dan keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. “Ternyata Mbak Sara ngefans Mbak Mega. Saya semakin bangga sebagai orang Jember,” katanya. [wir]






