Surabaya (beritajatim.com) – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air. Abdul Hamid alias Pak Ogah telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (28/12) pukul 19.30. Berita ini juga telah dikonfirmasi langsung oleh sang istri, Yuyun.
Belakangan waktu ini, pria 74 tahun tersebut memang diketahui tengah berjuang melawan sakit penyumbatan di otak serta kesulitan berkomunikasi. Kesehatannya yang terus menurun membuat ia lebih banyak berbaring seolah kehilangan semangat hidupnya. Selama 4 tahun ini Pak Ogah telah bolak balik pergi ke rumah sakit, namun memutuskan untuk kembali pulang karena alasan biaya.
Ucapan belasungkawa dan kehilangan turut disampaikan oleh beberapa artis Indonesia lainnya. Seperti Melanie Subono yang mengunggah foto Abdul Hamid dengan keterangan yang juga menyedihkan.
“Selamat jalan Pak Ogah, baru 3 hari lalu tim kami pun kunjungan bulanan menyampaikan donasi kalian,” tulisnya melalui akun Instagram @melaniesubono.
Abdul Hamid sendiri banyak dikenal setelah perannya pada acara TV Si Unyil yang tayang pertama kali di TVRI, tepatnya di tahun 1981 dan 1983. Tak heran jika banyak masyarakat tahun 80-an yang merasa masa kecilnya diisi dengan kelucuan Si Unyil, Pak Ogah, dan teman – teman lainnya.
Sebelum tokoh Pak Ogah hadir, Abdul Hamid menjadi pengisi suara karakter lain, yakni tokoh penjahat dan kakek dari karakter Meilani. Akan tetapi, tiba – tiba saja Pak Raden yang memperhatikan Abdul Hamid lantas melukis tokoh lain yang sangat mirip dengan wujud Abdul Hamid, hingga akhirnya lahirlah tokoh Pak Ogah.
Tanpa disangka – sangka, sosok baru ini justru menjadi salah satu ikon dalam acara Si Unyil. Sifatnya yang pemalas dan suka meminta – minta uang, menjadi ciri khas tersendiri. Ditambah dengan interaksi antara Pak Ogah dan Pak Raden yang kerap mengocok perut penonton.
Dari sekian banyak tokoh yang pernah ia perankan, rasanya karakter Pak Ogah sudah sangat melekat pada diri Abdul Hamid. Bahkan, hingga sekarang pun lebih banyak orang mengenalnya sebagai tokoh berkepala botak tersebut dibandingkan dengan nama aslinya.
Meski Abdul Hamid telah tiada, sosok Pak Ogah akan senantiasa menjadi salah satu legendaris di Indonesia, dan sepertinya Abdul Hamid tidak akan pernah tergantikan. (mnd/ian)






