Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menghelat International Inbound Mobility. Program tersebut diikuti 20 mahasiswa dan 8 dosen Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) selama satu minggu.
Berkat kesuksesan acara itu, Dr Le Tee Chuan, Head of International Affair UTHM Malaysia memberikan apresiasi pada program inovatif dari FEB Unisma. Dia memandang kegiatan ini dapat membuka wawasan tentang praktik entrepreneur unggulan di Indonesia.
“Kami dikenalkan berbagai proses pembuatan serta berbagai produk UMKM yang dihasilkan. Seperti membatik, sehingga mendapat pengalaman mencanting batik di Antique House of Batik dan Kebaya yang berada di jalan Pekalongan nomor 8 Malang. Mahasiswa Malaysia bisa secara langsung belajar membatik di atas kain,” ujarnya, Senin (12/12/2022).
Menurutnya, mahasiswa dari UTHM bisa bergantian merasakan keseruan, ketelatenan dan kesabaran dalam membatik. Selain membatik, mahasiswa sekaligus belajar secara langsung memakai kain dengan tampilan yang modern menggunakan gesper.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unisma”]
“Produk UMKM ini sangat unik karena motif pada kain menggunakan daun-daun dan bunga yang ada di sekitar rumah seperti daun jati, sirih, jarak. Selain itu kami juga senang kunjungan hari terakhir, ke desa wisata Selorejo Dau Kabupaten Malang, untuk wisata petik jeruk,” imbuhnya
Menurut Dr Lee Tee Chuan para mahasiswa dan dosen sangat tertarik untuk meniru konsep desa wisata petik jeruk untuk dikembangkan di Malaysia. Mengingat konsep desa wisata ini masih jarang dikembangkan di negaranya apalagi hal tersebut dapat mendukung perekonomian masyarakat desa.
Sementara itu, acara Puncak dari Inbound Mobility adalah terselenggaranya EBESSIC 2022 yang diikuti perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dari 12 negara dan 43 institusi. Salah satu co-host salah satunya adalah UTHM Malaysia. Pada acara Gala Dinner dan performance Culture terjalin keakraban di antara dosen dan mahasiswa dari dua negara untuk menampilkan tarian-tarian khas dari negara.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana, SE MSi, mengungkapkan bahwa International Inbound Mobility yang juga menggelar Performance Culture dan Gala Dinner sebagai penutup sebelum mereka kembali ke negara Malaysia. Program Mobility Student adalah program yang memungkinkan mahasiswa FEB untuk belajar ke Universitas di negara yang diinginkan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”malaysia”]
“Mahasiswa, dosen maupun pimpinan kami dapat belajar berbagai hal, seperti Entrepreneurship, Culture, International Bisnis, Global Bisnis, manajemen organisasi mahasiswa, sharing informasi dalam pengembangan organisasi mahasiswa, kurikulum, join seminar, join conference, joint community service lain sebagainya,” ungkap Nur Diana.
Seperti mahasiswa dan dosen Faculty Perniagaan Technology & Pengusahaan Universiti Tun Husein Onn Malaysia ( UTHM) yang belajar dan sharing praktik dalam pembelajaran entrepreneurship di Indonesia khususnya di FEB Unisma.
Nur Diana memaparkan, selama satu minggu penuh rombongan dari UTHM Malaysia diberi materi CEO Talk dengan pemateri dari Multinasional Company, workshop entrepreneurship, business plan competition, display produk entrepreneurship unggulan, Join Conference ( EBESSIC 2022).

Termasuk diajak kunjungan laboratorium entrepreneurship dan digital marketing, juga ke industri ke UMKM binaan FEB Unisma. “Kita ajak juga ke desa wisata sebagai wujud implementasi social entrepreneur di Malang Raya,” imbuhnya.
Acara Gala Dinner dan performance Culture Rektor Universitas islam Malang, Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan apresiasi kepada FEB Unisma dan FPTP UTHM Malaysia yang mampu membuat terobosan dalam program inbound Mobility tahun 2022. “Kerjasama yang diawali oleh pimpinan Unisma ini mampu diwujudkan dengan berbagai program yang inovatif dan kreatif mendukung Internasionalisasi perguruan tinggi dalam mencapai World Class University,” kata Prof Maskuri.
Pujian juga datang dari Dr Sabariah selaku Vice Dean Bidang Kemahasiswaan UTHM. Dia memandang pelayanan penjemputan, kunjungan industri, penyiapan Konferensi internasional, sampai business plan competition semua dijalankan sangat profesional oleh committee.
“Banyak pengalaman menarik yang kami rasakan selama di Universitas Islam Malang, yang tampakanya bisa kami kembangkan dalam Menyusun program untuk mahasiswa di Malaysia,” tukasnya ketika Gala Dinner Performance Culture yang berlangsung di Hall KH Abdurrahman Wahid Lantai 7. [dan/suf]






