Surabaya (beritajatim.com) – Beredar sebuah video yang diduga memuat konten penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Konten tersebut diunggah oleh akun YouTube bernama Sunnah Nabi yang membahas soal keagamaan.
Akun tersebut mengunggah sejumlah video animasi yang menceritakan Nabi Muhammad dan aktivitasnya. Kanal tersebut memiliki lebih dari 6.000 pengikut dan 29 video.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi mengecam konten tersebut. Pihaknya menilai, video animasi tersebut menghina Rasulullah SAW.
“Kita mengecam keras siapapun yang membuat video animasi yang melecehkan Rasulullah SAW, manusia paling mulia dan paling dihormati umat Islam di muka bumi,” ungkap Ahmad Fahrur Rozi, yang dikutip dari laman PMJ News, Sabtu (19/8/2023).
Dia juga mendesak agar pihak Bareskrim Polri dapat menangani kasus tersebut dan menindaklanjuti orang yang mengedarkan video tersebut.
BACA JUGA: 5 Konten YouTube Baim Wong yang Paling Kontroversial
“Kita mendorong agar Bareskrim Polri segera bertindak cepat mengusut dan menindak tegas siapa pelaku dan pengedar video tersebut,” tegas pria yang akrab disapa Gus Fahrur ini.
Menurutnya, konten yang diunggah di YouTube itu telah menghina Nabi Muhammad SAW dan Islam. Bahkan, video tersebut bisa membuat marah umat Islam dan merusak suasana kondusif di dalam negeri jelang Pemilu 2024.
“Video sampah seperti itu berpotensi merusak suasana kondusif dan keamanan negara yang mulai sibuk dengan urusan pemilu. Jangan sampai umat Islam marah dan bergejolak seperti api disiram bensin,” bebernya.
Selanjutnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengaku langsung bergerak menyelidiki video dugaan penghinaan Nabi Muhammad tersebut.
“Sedang berproses (penyelidikan),” ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar. (nap)






