Jakarta (beritajatim.com) – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), penyedia layanan keuangan digital yang berfokus pada inklusi keuangan untuk masyarakat akar rumput, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam dua kategori di ajang Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards Indonesia 2024 yang digelar pada Selasa, (29/10/2024).
Ajang ini diadakan oleh UN Women, dengan dukungan dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia (DFAT) serta Uni Eropa.
Dalam penghargaan tersebut, Amartha meraih posisi utama pada kategori Transparansi dan Pelaporan. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Amartha terhadap keterbukaan informasi dan akuntabilitas melalui publikasi Laporan Keberlanjutan yang dapat diakses publik di situs perusahaan selama delapan tahun terakhir.
Aria Widyanto, Chief Risk & Sustainability Officer Amartha, menyampaikan rasa terima kasihnya dalam sambutan penerimaan penghargaan.
“Melayani pengusaha mikro di Indonesia, terutama di pelosok Nusantara, adalah tantangan yang tidak mudah. Namun, Amartha berkomitmen penuh untuk terus melayani segmen ini. Transparansi dan pelaporan merupakan bagian esensial dalam memantau perkembangan program dan memotivasi untuk melayani lebih banyak lagi,” ujar Aria.
Selain kategori Transparansi dan Pelaporan, Amartha juga memperoleh penghargaan Honorable Mention dalam kategori Pembiayaan Inovatif. Penghargaan ini diberikan atas pendekatan inovatif Amartha melalui kombinasi teknologi digital dan bimbingan SDM yang terlatih, yang berhasil meningkatkan pendapatan nasabah hingga lebih dari 60 persen.
“Tujuan kami adalah agar tak ada yang tertinggal, khususnya para perempuan. Kami ingin menciptakan ekosistem inklusi keuangan digital yang lebih merata dan mendukung kesejahteraan semua lapisan masyarakat,” tambah Aria.
Amartha telah tujuh kali memenangkan penghargaan WEP sejak 2021 atas upayanya memajukan UMKM perempuan Indonesia. Sebelumnya, Amartha juga pernah memenangkan penghargaan dalam kategori Gender-Responsive Marketplace, 1st Runner Up for Community Engagement and Partnerships Category, dan Juara I dalam kategori Gender-Inclusive Workplace.
Representatif UN Women Indonesia, Dwi Faiz, menyatakan harapannya bahwa penghargaan ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk menandatangani Prinsip Pemberdayaan Perempuan. “Ini adalah panggilan untuk kita semua agar melangkah maju menuju dunia yang lebih setara gender,” tuturnya. [beq]






