Pamekasan (beritajatim.com) – Puluhan personil Polres Pamekasan, bentrok dengan anggota polisi dari dari jajaran Polres se Madura, di Lapangan Multifungsi Polres Pamekasan, Jl Raya Nyalaran, Nomor 224 Pamekasan, Selasa (30/9/2025).
Bentrokan tersebut terjadi sebagai bagian dari simulasi dalam rangka latihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) Dalmas Rayon Jajaran Polda Jawa Timur, dipimpin langsung Kasubditdalmas Ditsamapta Polda Jatim, AKBP Sutarno didampingi Kasi Pasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim, Kompol M. Zainal Arifin dan Danki II Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim, AKP Agus Riyanto.
Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir sejumlah PJU Polres Pamekasan, Kasat Samapta Jajaran Madura, beserta anggota Dalmas Jajaran se Madura, mulai dari Polres Bangkalan, Polres Pamekasan, Polres Sampang, dan Polres Sumenep.
“Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknis, serta kekompakan personil dalam melaksanakan prosedur pengendalian massa sesuai standar operasional,” kata AKBP Sutarno.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan jika latihan tersebut juga bertujuan untuk menggembleng sikap tegas bagi personil saat melaksanakan tugas. “Latihan ini juga bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin, ketegasan dan kemampuan bertindak secara humanis, namun tetap tegas dan profesional di lapangan,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas AKP Jupriadi yang menilai latihan tersebut sebagai upaya mengasah kemampuan, keterampilan dan profesionalisme personil.
“Melalui latihan ini, nantinya para personil dapat menghindari berbagai pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan institusi (Polri), termasuk diri sendiri maupun keluarga. Sehingga kita semua dituntut untuk bisa selalu bersikap profesional dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab,” jelasnya.
Terlebih dalam latihan tersebut, para personil juga harus mempraktikkan teknik formasi barisan dengan menggunakan perlengkapan dalmas, termasuk strategi menghadapi massa dengan cara terukur sesuai prosedur tetap Polri.
“Artinya kegiatan ini merupakan langkah penting memastikan setiap personil siap melaksanakan tugas dengan selalu kompak, disiplin, dan solid. Sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri dalam menangani berbagai situasi di lapangan, sehingga suasana kamtibmas selalu terjaga,” pungkasnya. [pin/ted]






