Surabaya (beritajatim.com) – Dalam unggahan video akun Instagram (et) sorot.sidoarjo, menunjukan sejumlah fasilitas umum (fasum) di Taman Tara Sidoarjo tidak terawat. Padahal taman yang berlokasi di Nggrekmas, Pagerwojo, Kec. Buduran, ini baru diresmikan pada pertengahan Desember 2024 lalu.
“POV: baru diresmikan 17 Desember 2024, belum ada 1 bulan. Sudah karatan, setirnya doll, (jungkat-jungkit) patah woy, (air mancur) digawe ngadusi bocil, (himbauan) cuman dari kertas dilaminating,” narasi yang tertulis dalam video tersebut.
Hal ini pin sontak membuat masyarakat khususnya di Sidoarjo geleng-geleng kepala.
“Belum sempet buat konten di Taman Tara sudah ugal-ugalan,” komen (et) happ***, dalam Bahasa Jawa.
Bahkan ada juga yang tampaknya sudah tidak terkejut dengan kualitas fasum yang dianggap memang tidak tahan lama.
“Besinya kurang tebal, kalau ngecat tidak diberi pelapis anti karat. Tapi memang begitu fasilitas umum, sebentar saja sudah rusak, yang menggunakan orang banyak dan kadang ugal-ugalan, yang besar-besar ikut main,” ujar (et) fern***.
Namun, neberapa jam setelah video tersebut viral, salah seorang warganet menyebutkan bahwa kini sudah mulai ada perbaikan.
“Saat ini sudah di perbaiki. Mulai jungkat-jungkit sudah di las kembali.
Untuk yang karatan memang itu mainan yang ada di taman sebelumnya. Belum sepenuhnya rapi. Setidaknya ada wadah utk anak-anak bermain,” ujar (et) anja***.
Akun tersebut juga menyadari bahwa Taman yang diresmikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, tersebut belum sepenuhnya sempurna.
“Jangan menyoroti sisi negatif saja. Tapi sisi positifnya juga ya. TAMAN TARA belum sepenuhnya sempurna, masih bertahap penyempurnaan. Jadilah netizen yg bijak dalam menilai sesuatu,” imbuhnya. (fyi/ian)






