Surabaya (beritajatim.com) – Penampilan Toni Firmansyah bersama Persebaya Surabaya musim ini kian menunjukkan kematangan. Gelandang muda berusia 21 tahun tersebut perlahan menjelma menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Bajol Ijo.
Perkembangan signifikan Toni tak lepas dari kesempatan bermain bersama dua gelandang berpengalaman, Francisco Rivera dan Milos Raickovic. Duet bersama pemain senior tersebut menjadi “sekolah” berharga bagi Toni, baik saat sesi latihan maupun ketika tampil di pertandingan resmi.
Francisco Rivera sendiri merupakan pemain terbaik BRI Super League musim 2023/2024, sementara Milos Raickovic dikenal sebagai pilar tim nasional Montenegro dengan catatan 18 caps internasional sepanjang periode 2020 hingga 2023. Kehadiran keduanya membuat lini tengah Persebaya tampil lebih solid sekaligus mempercepat proses pendewasaan Toni di level kompetitif.
Kini, peluang besar terbuka bagi Toni untuk mengambil peran lebih sentral. Milos dipastikan absen saat Persebaya menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026), akibat akumulasi kartu. Kondisi tersebut membuat Toni menjadi salah satu kandidat kuat pengisi lini tengah utama Persebaya.
“Saya sangat beruntung bisa belajar dari mereka. Banyak hal yang saya pelajari, terutama soal membaca tempo permainan dan menjaga posisi,” ujar Toni Firmansyah.
Ia menambahkan, arahan dari kedua seniornya sangat membantu perkembangan permainannya. “Mereka sering mengingatkan kapan harus naik membantu serangan dan kapan harus lebih disiplin bertahan. Itu sangat membantu perkembangan saya,” sambungnya.
Menurut Toni, komunikasi di lini tengah menjadi kunci utama. Rivera kerap memberi instruksi saat fase menyerang, sementara Milos banyak membimbing dalam menjaga keseimbangan permainan dan disiplin bertahan.
“Tentunya apabila saya dipercaya kembali, saya ingin tampil maksimal. Apalagi laga berikutnya akan melawan Bali United di kandang mereka,” jelasnya.
Sepanjang musim ini, Toni Firmansyah telah mencatatkan 15 penampilan bersama tim utama Persebaya Surabaya. Dari sisi ofensif, ia melepaskan dua tembakan dengan satu di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara kontribusi defensifnya juga cukup menonjol dengan catatan 34 tekel, 25 intersep, dan 13 sapuan, menjadikannya salah satu gelandang muda yang patut diperhitungkan di skuad Bajol Ijo. (way/ted)






