Surabaya (beritajatim.com) – Jose Wilkson on fire, mungkin kata itu yang bisa dilontarkan kepada pemain Persebaya berusia 29 tahun ini usai mengesekusi penalti saat pertandingan melawan Persiraja.
Sebelumnya, Wilkson memang sempat mengalami down performa. Namun, Pelatih Persebaya, Aji Santoso mampu mendongkrak mentalnya dengan melakukan pendekatan berdua secara intens. Terbukti, mentalnya Wilkson telah kembali apik.
Meskipun hanya melakukan esekusi pinalti, tapi hal itu mampu mengembalikan rasa percaya diri pemain asal Brasil itu. “Wilkson sebelum pertandingan saya ajak bicara face to face untuk mengangkat mentalnya yang sedikit down. Tapi Alhamdulillah saya percayakan pinalti tadi ke dia. Dan terlihat dia mengesekusi dengan baik, ya mudah-mudahan ini bisa mengembalikan rasa percaya dirinya dipertandingan berikut,” ungkap Aji, Senin (1/11/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Namun dibalik kembalinya performa pemain yang berhasil menyumbangkan lima gol untuk Persebaya di musim ini, terpaksa harus menepi di tengah pertandingan. Ia cidera di paha kirinya. “Kondisi Wilkson sedang di cek oleh tim medis, semoga cepat pulih dan cidera tidak serius,” imbuh Aji.
Jika Wilkson harus menepi lantaran cidera, tentu ini salah satu kerugian terbesar Persebaya saat bertemu Arema di laga berikutnya. Pasalnya, Jose Wilksen menjadi salah satu mesin gol Persebaya selain Taise Marukawa. [way/kun]






