Surabaya (beritajatim.com) – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional Tahun 2022, Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya (LPF) menggelar anugerah pemenang lomba inovasi desain media ajar digital dan bakti sosial cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum.
Acara yang diselenggarakan di Masjid Al Ikhlas Deltasari ini dihadiri ratusan orang, mulai dari wali murid, seluruh karyawan dan guru LPF, hingga masyarakat umum sekitar masjid.
Direktur LPF Surabaya Jusa Indrawan mengatakan, lomba inovasi desain media ajar digital ini sengaja diadakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi keprofesionalan guru seperti yang tertuang dalam Dirjen Kemendikbud. Dengan mengusung tema digital, harapannya semua guru di LPF Surabaya mampu memaksimalkan penggunaan ilmu teknologi dan digital pada zaman sekarang.
“Karena zaman sekarang pendidikan berlomba-lomba menggunakan digital. Maka kami di LPF mendorong tenaga pendidik kami untuk mengembangkan kemampuannya di bidang IT dan pembuatan media ajar digital yang bisa diakses dan digunakan siswa di manapun,” kata Jusa, Minggu (27/11/2022).
Jusa menerangkan, momentum Hari Guru Nasional ini, diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Sama halnya dengan prinsip LPF Surabaya untuk selalu bermanfaat bagi semua umat. Selain mengadakan acara anugrah lomba media ajar, juga mengadakan bakti sosial cek layanan kesehatan gratis dan Kajian Islami Masa Kini (Kismis) .
“LPF yang berprinsip bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesamanya, maka kami berbagi dengan cara memberikan layanan cek kesehatan gratis, seperti cek darah, cek gula darah, cek asam urat, dan sebagainya. Semoga bisa bermanfaat untuk sesamanya,” terang Jusa.
[berita-terkait number=”3″ tag=”hari-guru”]
Lomba yang diikuti oleh hampir seratus guru LPF Surabaya mulai dari jenjang KB-TK, SD, SMP Al Falah Surabaya ini dimenangkan oleh Inke Fitriawati dari jenjang KB-TK sebagai pemenang juara 1, dan disusul dengan 5 juara inti dan 5 juara hiburan dari jenjang lain sebagai bentuk apresiasi LPF kepada tenaga pendidiknya.
Menurut Inke, hasil juara ini adalah buah dari pandemi kemarin, di mana dia dituntut untuk membuat video pembelajaran setiap minggunya untuk siswa KB-TK Al Falah Surabaya. Namun, yang membuat menarik dari videonya kali ini adalah dari segi pengemasannya yang tidak biasa.
“Saya mengemas video ini agar lebih menarik dengan tidak hanya sekedar cerita, namun mengajak anak-anak bermain peran, belajar angka, dan memasukkan nilai Islam pada akhir videonya,” kata Inke.
Sementara Kajian Islami Masa Kini (Kismis) mengusung tema Mendidik Anak Menjadi Cerdas dan Mulia dengan Carlos Abu Hamzah, M.Pd.I sebagai narasumber. Dalam momentum ini, LPF juga bekerja sama dengan komite sekolah pusat sebagai bentuk sinergi sekolah dengan wali murid. Apresiasi besar yang dilontarkan wali murid terhadap kegiatan LPF kali ini.
“Terima kasih karena kita sudah diajak bekerja sama dalam acara kajian Islami yang menggandeng komite pusat. Dan saya rasa ini adalah acara yang luar biasa dan manfaatnya banyak sekali. Kita bisa tambah ilmu, tambah saudara, terutama silaturahmi,” ujar Ketua Komite Pusat Navisya.
Tidak hanya itu, kegiatan layanan kesehatan gratis yang diadakan LPF juga membawa dampak positif bagi warga sekitar. Selaras dengan Prapti, salah satu warga yang melakukan cek kesehatan mengatakan dengan adanya cek kesehatan gratis bersamaan dengan kajian islam di Masjid membuatnya bersemangat karena biasanya orang cenderung malas untuk melakukan cek kesehatan. [ipl/suf]







