Sidoarjo (beritajatim.com) – Di bulan HUT Kemerdekaan RI ke 77 ini, Muhammad Dian Felani pengusaha muda asal Tulangan, ikut turut memaknai kemerdekaan. Dian begitu Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kab. Sidoarjo itu di panggil, memaknai kemerdekaan sebagai satu wujud penghargaan terhadap sejarah dan juga para pahlawan yang tanpa rasa takut berjuang untuk memerdekakan NKRI.
Pastinya rasa bangga tak terhingga dirasakan oleh semua warga, khususnya masyarakat Sidoarjo. Karena pada usia ke-77 ini, Kabupaten Sidoarjo masih berdiri kokoh dengan semangat optimis menata pembangunan ke arah yang lebih baik, menuju Good Governance (pemerintahan yang baik).
“Di bulan kemerdekaan ini saya ingin katakan bahwa sebagai Ketua BPC HIPMI Sidoarjo saya tetap memegang teguh nilai-nilai budaya yang ada di Sidoarjo. Karena saya lahir dan tumbuh besar dengan menghirup udara dari bumi Sidoarjo yang saya banggakan,” katanya Kamis (25/8/2022).
Pria kelahiran 1989 itu menjelaskan, tantangan yang dihadapi Kabupaten Sidoarjo saat ini lebih kepada tantangan moralitas penyelengara negara di lingkungan pemerintah kabupaten sampai desa.
Kalau dulu pahlawan harus bersatu untuk melawan penjajah, tapi sekarang, sebagai warga, terkhusus untuk penyelenggara pemerintah kabupaten harus ikhlas memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat dan tentunya bebas dari korupsi.

“Hari ini saya bersama dengan Gus Bupati (H. Ahmad Muhdlor Ali red,) ingin bersama-sama membangun Sidoarjo menuju ke arah _Good Governance dan Clean Government_ (pemerintahan yang bersih dan berwibawa). Dua hal ini kalau berhasil kita capai, sudah pasti Sidoarjo akan lebih maju, dan masyarakatnya sejahtera,” papar pria tampan lulusan FKM Unair Surabaya itu.
Dian juga perpesan kepada generasi muda, peran generasi muda sangatlah besar. Pendidikan karakter harus benar-benar didapatkan oleh para generasi muda agar mampu lebih kritis dalam melihat segala kondisi. Selain itu, kreativitas generasi muda juga akan menjadi kunci untuk memajukan Kabupaten Sidoarjo.
Kritis dan kreatifnya generasi muda Sidoarjo akan melihat Sidoarjo lebih luas dan akan memanfaatkan segala potensi yang ada dengan bertujuan mengenalkan sisi-sisi positif Sidoarjo pada masyarakat Indonesia. “Semua itu akan sangat mudah direalisasikan ketika para generasi muda memegang teguh nilai kritis dan kreatif,” imbuh putra tungan pasangan almarhum H. Sumali dengan almarhumah Hj. Nur Jannatin itu.
Dirinya yakin generasi muda di Sidoarjo sebetulnya sudah memegang teguh nilai-nilai tersebut. Hanya saja saat ini belum dikembangkan secara maksimal. Inilah saatnya untuk bergerak secara aktif mengasah diri generasi muda agar menjadi lebih berharga dan siap menghadapi segala perubahan dengan tetap menjunjung nilai kritis dan kreatif sebagai bekal awal untuk menjunjung pertumbuhan Kabupaten Sidoarjo.
“Semoga kedepannya kabupatenyang kita cintai bersama ini dapat terus menjadi rumah yang aman dan nyaman untuk seluruh warga masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya berharap. (isa/kun)






