Malang (beritajatim.com) – Buku berjudul ‘Epistemologi Pemikiran Hukum Islam Kontemporer’ karya Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag., dibedah dalam rangkaian pekan kunjung perpustakaan 2023. Buku karya Wakil Rektor 1 UIN Maliki Malang tersebut dibahas oleh guru besar metodologi studi Islam di UIN Satu Tulungagung, Prof. Dr. Ngainun Na’im, S.Ag., M.HI.
Acara bedah buku diadakan oleh Pusat Perpustakaan UIN Malang menggelar berbagai. Tak hanya bedah buku karya Prof Umi, pekan kunjung perpustakaan juga diisi dengan berbagai bedah buku sejak 1 September 2023. Terdapat 18 buku yang dibahas pada rangkaian tersebut.
Pada acara yang perpustakaan UIN Malang pada pada (6/9/2023) ini, Prof Umi menjelaskan, bukunya berisi tentang analisa perdebatan antara ulama dan sarjana yang perhatian khususnya pada isu hukum islam kontemporer. Buku ini berperspektif gender yang mewarnai diskursus sarjana Muslim.
“Penting dipahami bahwa Islam dan hukum Islam tidak bisa dijelaskan hanya satu perspektif monolitik, tetapi perlu meminjam pendekatan lain, seperti interdisipliner bahkan mungkin multidisipliner,” ujar Prof Umi.
Baca Juga: Penasaran, BPKH dan DPR RI Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji di Banyuwangi
Ditambahkan Prof Umi bahwa momen pekan kunjung perpustakaan 2023 di UIN Malang menjadi kesempatan berharga untuk mahasiswa dan akademisi. Mereka dapat mendalami dan diskusi tentang isu penting dalam hukum Islam kontemporer, dan mendukung keberagaman pendekatan pemahaman ilmu tersebut.
Sejalan dengan itu, Mufid, M.Hum selaku kepala perpustakaan UIN Malang, mengatakan bahwa acara ini berhasil memikat minat peserta, khususnya mahasiswa. Terlihat dari antusias yang meningkat setiap hari.
“Bahkan kemarin, ratusan peserta hadir untuk memeriahkan acara ini. Menariknya, Pekan kunjung perpustakaan tidak hanya diikuti oleh mahasiswa jurusan hukum, tetapi juga mahasiswa pasca turut hadir. Meskipun buku yang dibedah berkaitan dengan hukum Islam,” ujar Mufid.
Baca Juga: Distribusi Dokter Tak Merata Jadi Masalah di Indonesia
Bedah buku Prof Umi menjadi rangkaian acara keenam. Tujuannya nanti buku yang dibedah mencapai 18 buku dengan berbagai topik. Acara berlangsung selama dua minggu, yaitu 1 sampai 14 September mendatang. (dan/ian)






