Surabaya (beritajatim.com) – Sylvano Comvalius, merupakan seorang mesin gol yang pernah dimiliki oleh Bali United di gelaran Liga 1 musim 2017 lalu. Dari total 34 laga bersama klub berjuluk Serdadu Tridatu, Comvalius mampu membubuhkan 37 gol dan 11 assist kala itu.
Torehan yang mungkin cukup sulit disamai atau bahkan dikalahkan oleh pemain lain. Berikut ini beberapa alasan kesuksesan Sylvano Comvalius sebagai mesin gol Bali United.
Pemain serba bisa
Comvalius bukan serba bisa dalam penguasaan berbagai macam posisi alias versatile. Namun serba bisa yang dimaksud disini adalah perihal koleksi gol dari Comvalius yang mampu diciptakan melalui sundulan kepala, tendangan kaki kiri dan juga kaki kanan.
Fakta unik tersebut dikutip dari situs football-tribe.com sangat membuktikan bahwa kualitas dari Comvalius yang tidak hanya terpaku pada anggota badan tertentu saja.
Punya fokus yang tinggi
Fakta lain yang tidak banyak orang tahu adalah Comvalius yang berstatus sebagai pemain yang paling sering mencetak gol di 15 menit akhir pertandingan. Dari hasil statistik, dia telah mencetak 9 gol di seperempat jam terakhir laga, yang menjadi indikasi utama akan konsentrasi tinggi yang dimiliki Comvalius.
Rekan tim yang hebat
Comvalius saat gelaran Liga 1 musim 2017/2018 lalu bersama Bali United, mendapat pelayanan luar biasa dari rekan rekannya yang punya kualitas sangat bagus seperti Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Taufiq, Fadil Sausu, Nick Velden, dan nama-nama lain. Itulah alasan Comvalius bisa untuk menjadi top skor Liga Indonesia.
Rekan Comvalius di Bali United punya kualitas bagus dan sedang dalam top performa. Begitu pun dengan Comvalius yang sedang on fire dan dalam performa terbaiknya.
Dari semua fakta itu, meski mampu tampil sangat menjanjikan, Comvalius merupakan salah satu pemain dengan masa adaptasi yang lambat di Liga 1 kala itu. Pada akhirnya, kerja keras yang ia tempuh membuahkan hasil.
Ketika itu, Comvalius mampu tampil luar biasa dengan mencetak 10 gol hanya dalam waktu sebulan saja. Capaian yang diraihnya itu terdiri dari hattrick ke gawang Madura United, 5 gol saat melawan Mitra Kukar, dan masing-masing satu gol saat berhadapan dengan Semen Padang dan Persipura Jayapura. [dan/tur]






