Jember (beritajatim.com) – Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kardus di teras halaman rumah Slamet Budi Santoso, warga Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026) dini hari.
Bayi itu terbungkus selumut kain berwarna ungu, dan ada sepucuk surat di dalamnya. Di san tetulis: ‘Hallo orang baik. Kenalin nama aku Clara Elliera. Aku lahir tanggal Rabu 11 Feb 2026. Maafkan Papa Mama aku karena merepotkanmu. Mereka janji akan mencari aku. Oh iya, kalo aku sudah besar, tolong pakaikan japit Mama aku di rambutku.’
Slamet Budi Santoso mengatakan, bayi itu ditemukan sekitar pukul 01.55 WIB. “Ada tetangga membangunkan saya. Awal tidak ada yang berani buka. Saat itu kondisi menangis,” katanya.
Warga kemudian melapor kepada Ketua Rukun Warga. Setelah dicek, bayi itu masih berwarna merah dengan tali pusar sudah dopotong. “Kelihatan baru dilahirkan, kondisinya bersih,” kata Slamet.
Bayi itu kemudian dibawa ke puskesmas. “Kalau tadi saya dengar dari Ibu Bidan, bayi itu belum waktunya lahir. Ya semoga kondisinya sehat,” kata Slamet.
Aksi buang bayi itu terekam kamera CCTV. Ada sepasang laki-laki dan perempuan yang mengendarai sepeda motor matic dari arah timur ke arah barat. “Kemudian jarak beberapa meter, kemudian berbalik arah dan berhenti di depan rumah saya, dan ibu bayi itu menaruh kardus di depan rumah saya. Kemudian mereka kabur ngebut naik ke arah timur lagi,” kata Slamet.
Inspektur Dua Alfan Febrianto, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jember, mengatakan, Unit Identifikasi Satreskrim sudah mendatangi lokasi kejadian. “Bayo kami evakuasi ke Puskesmas Kaliwates, Jember untuk perawatan dan dicek secara pasti kondisi kesehatannya,” katanya.
Polisi akan menyelidiki kasus itu. “Kami dalami dan terkait orang tua yang membuang bayi malang ini,” katanya. [wir]






