Jember (beritajatim.com) – Baru saja dilantik menjadi sekretaris daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, nama Hadi Sasmito dicatat untuk menipu. Modusnya tetap dengan menggunakan akun palsu WhatsApp.
“Kami informasikan kepada masyarakat, bahwa banyak beredar pesan WA mengatasnamakan Pak Hadi Sasmito selaku sekda baru, yang ujung-ujungnya itu berasal dari akun palsu,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy, Senin (31/7/2023).
Hadi Sasmito palsu itu meminta sejumlah uang atau mengajak bekerja sama. “Mohon diabaikan dan tidak ditanggapi. Akun itu menggunakan foto Pak Sekda dan ada foto Pak Sekda berjabat tangan dengan Penjabat Sekda Arief Tjahjoni saat serah terima jabatan,” kata Bobby.
Hadi Sasmito dilantik menjadi sekretaris daerah oleh Bupati Hendy Siswanto, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (28/7/2023). Dia menggantikan Penjabat Sekda Arief Tjahjono.
Hadi berhasil menyisihkan lima nama pejabat yang mencalonkan diri, yakni Kepala Dinas Sosial Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bambang Rudianto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bambang Saputro, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Edy Budi Susilo, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Yuliana Harimurti.
Hadi Sasmito merintis karir dari bawah sebagai ASN di Pemkab Jember dan memiliki sejumlah kelebihan. “Selama 2,5 tahun memimpin Jember, saya perhatikan, Pak Hadi Sas ini mudah melihat dan menangkap persoalan dengan lebih komprehensif dan akselerasinya diperlukan,” kata Hendy.
Hendy juga melihat Hadi bisa berkomunikasi baik dengan seluruh aparatur sipil negara. “Seluruh ASN enjoy tanpa melihat bagian apa. Keakraban itu tampak, dan ini yang perlu. Seorang sekda harus didukung seluruh ASN dan non ASN,” katanya.
“Berkali-kali saya lihat seluruh kandidat yang ada. Insyaallah Pak Hadi Sas bisa mewakili semua yang mendaftarkan diri menjadi sekda,” kata Hendy. [wir]






