Banyuwangi (beritajatim.com) – Kabupaten Banyuwangi menjadi jujugan bagi sejumlah pelaku wisata di negara kawasan Nordik (Eropa Utara). Rencananya, daerah di ujung timur Pulau Jawa tersebut bakal menjadi sarana promosi di negara para pelancong tersebut.
Mereka datang atas prakarsa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Denmark. Mereka terdiri dari enam pelaku wisata asal Denmark dan Norwegia.
Kesemuanya merupakan agen travel, operator tur, juga jurnalis yang bakal melihat berbagai potensi wisata Banyuwangi. Termasuk berbagai hal tentang Banyuwangi. Mulai destinasi bahari, pegunungan hingga kekhasan kuliner Banyuwangi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banyuwangi”]
“Selamat datang ke Banyuwangi, sebuah daerah yang mengandalkan ecotourism dalam aktivitas wisatanya. Tidak hanya destinasi alamnya yang sangat menarik dan menantang, kami juga memiliki seni budaya yang sangat kental tradisinya. Kami juga memiliki kopi yang sangat khas. Semoga pengalaman selama di Banyuwangi menarik anda semua untuk mengenalkan Banyuwangi di negeri anda semua,” sambut Asisten Perekonomian dan Kesra, Dwi Yanto yang mewakili Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Tidak hanya para pelaku agen travel besar di kawasan Denmark tetapi juga terdapat jurnalis. Mereka merupakan para freelancer yang tulisannya banyak menjadi rujukan bagi pembacanya.
“Terima kasih kepada Kedubes Denmark, juga Pemprov Jatim yang terus berupaya mempromosikan Banyuwangi ke manca negara. Kami berharap, upaya-upaya promosi semacam ini akan berhasil dengan baik, meningkatkan minat dan kunjungan turis asing ke Indonesia, khususnya Banyuwangi,” kata Dwi Yanto.
Sementara itu, Sekretaris III Pejabat Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar RI di Kopenhagen, Denmark, Rizka Azizah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan wisata Indonesia, khususnya Banyuwangi. Sebagai tetangga Bali, Banyuwangi sangat potensial dipromosikan.
“Saya bilang pada mereka, ada beberapa wilayah di Jawa Timur yang tak kalah indah, salah satunya Banyuwangi. Karena itu sengaja kami bawa para agen travel, operator tur dan jurnalis ini kemari untuk menjadikan Banyuwangi sebagai bagian dari promosi wisata mereka di negara-negara Nordik,” beber Azizah.
Kesan mereka, kata Azizah, cukup senang. Mereka menikmati keindahan maupun cerita rakyat tentang Banyuwangi yang bakal menjadi promosi di tempat asalnya.
“Penduduk Denmark itu senang melakukan segala aktivitas yang menantang. Jadi begitu tahu kondisi alam Banyuwangi yang berbukit-bukit, ada pegunungan, perkebunan, pantai, dan lain-lain, mereka bersemangat untuk explore Banyuwangi. Bahkan mau spending time untuk waktu yang lama,” tuturnya.
Salah seorang agen travel, Lars Faursholt, yang juga owner dari Worldwide/Nick Tours, Denmark mengaku senang berada di Banyuwangi.
“Kami senang diundang ke Banyuwangi. Sebuah tempat yang sangat unik. Makanannya enak, humble services, kotanya hijau, indah dan bersih, orang-orangnya ramah, budayanya menarik. Ini menjadi satu pengalaman tersendiri bagi kami. Kami akan ceritakan nanti setibanya kami di Denmark,” ujar Lars. (rin/kun)






