Pasuruan (beritajatim.com) – Banyaknya tindakan kriminal yang seperti halnya maling motor di wilayah Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota gencarkan pasang 10.000 CCTV. Hal ini dikatakan oleh langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Davis Busin Iswara.
Davis mengatakan bahwa dari laporan Kamtibmas yang masuk, masih banyak warga yang kehilangan sepeda motor miliknya. Sehingga program pemasangan 10.000 ini bisa membantu mengawasi kondisi lingkungan.
“Berkaca situasi Kamtibmas di Pasuruan ternyata kejadian yang paling menonjol adalah curanmor. Dan baru-baru ini, kasus curanmor berhasil kita ungkap dari penelusuran CCTV di sekitar rumah korban,” jelas Davis.
Dalam program ini, Davis mengajak seluruh elemen masyarakat dan juga pengusaha untuk memasang CCTV di lingkungannya. Sehingga secara psikologi, setiap orang yang merasa terawasi, maka orang tersebut akan berpikir dua kali untuk melakukan hal yang tidak baik.
“Bagaimana mendorong masyarakat untuk berpartisipasi memasang CCTV sebagai tameng agar kita lebih tenang saat meninggalkan rumah atau tempat kerja dan lainnya,” harapnya.
Hal ini pun juga mendapat dukungan dari pihak pemerintahan khususnya Pemkab dan Pemkot Pasuruan. Diantaranya yakni dari pihak Pemkab Pasuruan yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris.
Haris mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung program tersebut secara penuh. “Kami mendukung program ini secara penuh demi menjaga keamanan warga Pasuruan sendiri,” timpalnya. [ada/aje]






