Malang (beritajatim.com) – Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro bersyukur timnya mampu meraih hasil imbang atas Arema FC. Dalam duel yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Jumat, (5/8/2022) kedua tim bermain imbang 0-0.
“Dari sisi hasil kami mensyukuri kami bisa mencuri poin satu dari sini. Walaupun banyak kekurangan dari kami, sepanjang laga. Kami ditekan ini menjadi evaluasi bagi kami,” ujar Seto.
Seto mengungkapkan, alasan mensyukuri hasil ini karena dalam laga ini Arema terus menggempur pertahanan PSS. Beruntung, PSS mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan. Dia pun berharap mental pemain bangkit pasca laga ini.
“Pertandingan ini saya pikir Arema cukup dominan dengan berbagai serangan seluruh mata angin. Mudah-mudahan menjadi pembelajaran buat kami dan harapannya bisa menumbuhkan mental secara individual dan tim,” kata Seto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Seto menuturkan, bahwa kunci keberhasilan membawa satu poin dari Malang karena para pemain mampu menjalankan instruksinya dengan baik. Pemain cukup disiplin menerapkan strategi yang dia inginkan.
“Ini salah satu bagaimana pemain bisa menjalankan instruksi dari staf pelatih. Mencoba untuk bertahan di daerah kami lebih ketat dan kompak dan menganggu di dalam area mereka,” tandasnya. [luc/but]






