Surabaya (beritajatim.com) – Memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI, PT Kairos Sukses Indonesia (KSI) Group dari PT Indo Boga Sukses menyumbangkan 4 ton beras Al Aqsa ke Polrestabes Surabaya. Ini untuk dibagikan ke masyarakat terdampak PPKM level 4.
Perwakilan PT KSI, Joy Sanjaya menjelaskan, pihaknya beberapa kali menggelar bakti sosial dengan langsung turun ke jalan. Namun, tak jarang malah menimbulkan kerumunan yang tidak sesuai prokes cegah Covid-19. Sehingga, kali ini dirinya bersama jajaran direksi lainnya ingin membagikan beras yang dikemas 3 kg ke Polrestabes agar pembagiannya bisa tertata apik dan lancar.
“Karena kalau kita bagi sendiri takutnya menimbulkan kerumunan, pernah kejadian seperti itu. Jadi, lebih baik dari pihak kepolisian bisa membagi, mungkin di saat patroli atau bagaimana, jadi lebih teratur,” kata Joy melalui rilisnya kepada beritajatim.com.
Dari jumlah beras sebanyak 1708 paket sesuai tanggal kemerdekaan, Joy berharap donasinya dapat diterima masyarakat, karena PPKM terus diperpanjang oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya ingin meringankan beban warga.
“Jadi, kita bantu mereka yang kesusahan supaya dibagikan. Saya juga berharap masyarakat lain Surabaya juga banyak ikut tergerak juga,” tambahnya setelah penyerahan bantuan yang diterima Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.
Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan berterima kasih kepada PT KSI yang memberikan bantuan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan, dengan wujud gotong royong semacam inilah yang kesulitan dapat terbantu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bansos”]
“Ini wujud daripada nyata gotong royong masyarakat untuk saling membantu di masa pandemi Covid-19,” kata Kapolrestabes Surabaya yang baru dilantik tersebut.
Meski baru dilantik, Yusep optimistis dengan karakter kuat warga Surabaya yang memiliki semangat gotong royong tinggi, sehingga dinamika Kota Surabaya dapat pulih kembali.
“Kita akan lebih meningkatkan aksi gotong royong ini, sehingga proses pengendalian Covid-19 dalam proses vaksinasi secara maksimal maupun pemulihan ekonomi akan segera tercapai. Sehingga, dinamika sosial Surabaya akan kembali pulih untuk menjadi sentra ekonomi wilayah timur dan akan menjadi kekuatan wilayah sekitar dan Jawa Timur,” pungkas mantan Kabagrenmin Divkum Polri tersebut. [tok/suf]






