Bojonegoro (beritajatim.com) – Banner ucapan Idul Fitri 1444 Hijriah oleh Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bojonegoro terpasang di beberapa titik.
Pemasangan banner ucapan lebaran itu ditengarai sebagai persiapan menjelang 2024 sebagai tahun pemilu.
Kepala AKD Kabupaten Bojonegoro Sudawam membenarkan bahwa pemasangan banner ucapan itu dilakukan oleh organisasi kepala desa di Kabupaten Bojonegoro. Ucapan Idul Fitri 1444 Hijriah itu memang inisiatif organisasi sebagai bentuk mendekatkan kepala desa kepada masyarakat.
“Dalam foto banner ucapan itu juga tidak hanya saya, tapi foto bersama dengan sekretaris AKD untuk mendekatkan kepada masyarakat,” ujar Kepala Desa Pelem itu, Jumat (21/04/2023).
Disinggung terkait dengan pemasangan banner ucapan itu untuk persiapan tahun politik 2024 mendatang, pihaknya mengelak. Pihaknya mengaku, belum memiliki target maju sebagai calon bupati dalam pemilihan umum (pemilu) mendatang.
“Kalau orang lain menafsirkan begitu (akan mencalonkan bupati) ya tidak masalah,” ungkapnya.
https://beritajatim.com/ekbis/disperinaker-bojonegoro-daftarkan-haki-247-merek-di-2022/
Sementara dalam obrolan sebuah grup WhatsApp yang diikuti sebanyak 379 peserta, Ketua AKD Kabupaten Bojonegoro Sudawam ramai dibicarakan. Sejumlah anggota grup mempercayai kepala desa di kawasan industri migas itu layak maju sebagai calon bupati mendatang.
“Lha ini yang saya harapkan. Asli Bojonegoro. Ayo gaskan Mas,” komentar anggota grup saat menerima pesan gambar ucapan selamat lebaran dari AKD tersebut.
Sementara Mayjen TNI Purnawirawan Wardiyono yang juga pemerhati politik di Kabupaten Bojonegoro mengatakan, bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri menjadi calon bupati maupun wakil bupati. “Setiap warga negara memiliki hak yang sama,” ungkapnya kepada jurnalis beritajatim.com. [lus/ted]






