Surabaya (beritajatim.com) – Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) menjadi pelopor dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk perbankan di Indonesia. Hal ini ditandai dengan kunjungan Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Bank Dunia ke kantor cabang Bank Jatim di Sidoarjo dan Malang pada Jumat (15/12/2023).
Dalam kunjungan tersebut, Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Akhmad Sudirman Tavipiyono dan Perwakilan dari Bank Dunia Biondi Sanda Sima mengapresiasi Bank Jatim yang telah menjadi pionir dalam penerapan IKD.
“Kami sangat mengapresiasi bankjatim karena sudah menjadi sejarah di Indonesia sebagai bank pertama yang menerapkan IKD untuk pelayanan publik,” kata Tavip.
Menurut Tavip, penerapan IKD memiliki banyak keuntungan, salah satunya adalah peningkatan efisiensi dan kecepatan dalam proses verifikasi. Sebelumnya, nasabah harus mengisi formulir manual dan menyertakan salinan fisik dokumen identitas mereka untuk membuka rekening. Namun, dengan identitas digital, proses verifikasi dapat diselesaikan dalam hitungan detik melalui sistem yang terhubung dengan database Dukcapil.
“Cita-cita kami ingin menciptakan pelayanan yang paperless, borderless, dan timeless sehingga waktu dan biaya bisa lebih efisien serta mempermudah akses layanan publik,” kata Tavip.
Selain itu, IKD juga dapat meningkatkan keamanan data pribadi. Dengan IKD, masyarakat hanya perlu memberikan data pribadi yang relevan kepada pihak yang membutuhkan. Hal ini dapat mencegah penyalahgunaan data kependudukan.
Direktur bankjatim Busrul Iman mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait IKD. Ia berharap, IKD dapat menjadi solusi untuk mencegah penyalahgunaan data kependudukan dan menghemat biaya dalam pembuatan identitas.
“Maka dari itu, kami akan lebih gencar lagi sosialisasi terkait IKD. Sebab, IKD dapat memberikan keakuratan data masyarakat. Jadi bilamana diperlukan data untuk kegiatan sosial maka akan lebih tepat sasaran serta mempercepat transaksi layanan perbankan yang telah terintegrasi dengan IKD,” ungkapnya.
Dengan penerapan IKD, Bank Jatim berharap dapat mendorong percepatan pelayanan perbankan secara efektif dan efisien. Masyarakat juga dapat melakukan transaksi di bankjatim dengan lebih mudah, cepat, dan aman.[rea]






