Gresik (beritajatim.com) – Banjir yang menerjang Desa Petung, Kecamatan Panceng, Gresik mulai surut. Air yang semula setinggi 40 centimeter kini sudah turun 20 centimeter. Rumah warga dan mushola yang sempat tergenang kini sudah mulai surut. Hal yang sama pada jalan lingkungan desa yang sempat tergenang, saat ini sudah surut 20 centimeter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Darmawan menuturkan, sejumlah jalan di lingkungan RT sudah surut semua. “Ada jalan di lingkungan RT sudah mulai surut dibanding saat banjir yang mencapai ketinggian 30 centimeter,” tuturnya, Kamis (7/07/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Masih menurut Darmawan, sebelumnya saat hujan deras serta jebolnya Waduk Waton. Sejumlah sawah seluas 30 hektar serta tambak 0,2 hektar tergenang banjir. Sehingga, menyebabkan petani setempat mengalami kerugian.
Terkait dengan banjir ini lanjut dia, BPBD Gresik sudah melakukan kordinasi dengan musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Panceng, serta pemerintah desa. “Selain kordinasi kami juga melakukan monitoring yang terdampak banjir, serta memonitoring irigasi pembuangan air menuju Sungai Bengawan Solo,” pungkasnya. [dny/kun]






