Bangkalan (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang diperkiran masih akan terus terjadi sepanjang bulan Desember 2022 hingga awal Januari 2023 mendatang. Termasuk di wilayah Kabupaten Bangkalan.
Kepala pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Geger Heri Susianto mengatakan, dampak dari cuaca ektrem tersebut memiliki potensi bencana di beberapa titik di sejumlah wilayah se Kabuapaten Bangkalan.
“Tentu ada potensi bencana seperti banjir dan longsor,” tuturnya, Rabu (14/12/2022)
Ia juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Dari beberapa daerah terdapat tiga daerah yang terjadi bencana banjir tahunan, yakni Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Blega, Kecamatan Tanjung Bumi dan Kecamatan Sepulu.
“Terdapat beberapa Kecamatan yang memiliki potensi banjir dan terjadi setiap tahun,” ungkapnya.
Meski begitu, ia meminta seluruh masyarakat untuk tetap waspada saat hujan turun. Sebab, tak hanya banjir dan longsor namun potensi bencana puting beliung kerap terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
“Bencana puting beliung juga berpotensi terjadi karena cuaca ekstrem,” imbuhnya.
Ia juga mengatakan, kewaspadaan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat di daerah potensi bencana namun untuk seluruh masyarakat Bangkalan.
“Pohon dan tiang tumbang juga bisa terjadi, sehingga masyarakat harus ektra hati-hati dalam musim hujan ini,” pungkasnya. [sar/but]






