Madiun (beritajatim.com) – Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan menemukan jenazah balita berusia 4 tahun bernama Algaisan Hafid Fahrezi pada hari Minggu (11/2/2024).
Sebelumnya, Algaisan dilaporkan tenggelam di sungai dekat Jembatan Desa Nglandung pada hari Sabtu (10/2/2024).
Menurut keterangan Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis, Algaisan berpamitan bermain bersama teman-temannya pada sore hari. Rumahnya berdekatan dengan sungai.
“Awalnya korban bermain di sekitar masjid. Tiba-tiba, korban lepas dari kerumunan saat bermain dengan teman-temannya dan hilang begitu saja,” papar Boby.
Setelah mendapat laporan dari masyarakat, tim gabungan langsung melakukan pencarian korban dengan menyisir aliran sungai.
Jenazah Algaisan akhirnya ditemukan pada hari Minggu pagi, sekitar 2 kilometer dari titik jatuhnya korban.
Saat ditemukan, kondisi Algaisan sudah meninggal dunia. Tim Inafis Polres Madiun tidak menemukan tanda-tanda luka kejanggalan atau kekerasan pada tubuh korban.
“Orang tua korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah langsung dimakamkan di TPU setempat,” kata Boby.
Proses evakuasi berjalan lancar karena debit air sungai sedang dangkal.Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain, terutama di tempat yang berbahaya seperti sungai. [fiq/aje]






