Surabaya (beritajatim.com) – Peristiwa kebakaran rumah di Jalan Petemon Timur No. 50, Surabaya, pada Senin sore (22/6/2026) menewaskan seorang balita perempuan berusia empat tahun.
Tragedi memilukan ini terjadi sekitar pukul 14.17 WIB, saat kobaran api sudah membesar, melahap bagian bangunan rumah di lantai dua yang dihuni oleh empat anggota keluarga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengonfirmasi bahwa musibah ini menimpa dua korban kakak beradik yang saat itu berada di dalam rumah bersama.
Dalam situasi yang mencekam, sang kakak berinisial AAS (11) berjuang menyelamatkan diri dengan melompat melalui jendela kaca hingga mengalami cedera dan syok berat.
Namun, sang adik berinisial KKS (4) tidak berhasil menyelamatkan diri di tengah kobaran api yang melahap kediaman mereka dengan begitu cepat. “Korban meninggal dunia berjenis kelamin perempuan, para korban diasuh oleh nenek dan ayahnya,” ujar Rokhim, Senin.
Kepala Bidang Damkar, M. Rokhim, mewakili Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menyampaikan belasungkawa tulus atas kepergian korban yang selama ini diasuh oleh ayah dan neneknya.
Pascakejadian, kakak korban yang selamat segera mendapatkan penanganan medis intensif dari petugas puskesmas setempat untuk memulihkan kondisi fisiknya. “Kakak laki-laki korban langsung mendapatkan perawatan medis di lokasi,” paparnya.
Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, sementara proses pemadaman yang melibatkan 10 unit mobil pemadam telah tuntas pada pukul 16.15 WIB.
Rokhim menjelaskan, petugas menghadapi tantangan berat di lapangan mengingat lokasi kebakaran berada di gang sempit selebar 1,5 meter dengan jarak tempuh dari unit mobil pemadam mencapai 50 meter. “Ketika petugas tiba, kondisi api sudah besar. Yang terbakar hanya di lantai 2,” urainya.
Menanggapi musibah ini, DPKP Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi pemicu api di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Pihak Damkar juga mengingatkan warga agar tidak ragu untuk segera menghubungi Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 guna mendapatkan penanganan darurat yang cepat saat melihat titik api.
“Masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (rma/kun)






