Surabaya (beritajatim.com) – Baliho berisi ‘DR.Airlangga Hartarto penjaga kesinambungan pembangunan Indonesia’ bertebaran di jalanan Surabaya. Diketahui, Airlangga Hartarto adalah salah satu tokoh yang berpotensi maju di Pilpres 2024 mendatang.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni menyebut pemasangan baliho tersebut merupakan inisiatif dari para kader.
“Sebagai kader kami memiliki kewajiban moral untuk mengabarkan prestasi yang dimiliki oleh Menko Perekonomian sekaligus ketua umum kami kepada khalayak ramai,” kata Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni, Senin (26/6/2023).
Menurut, Toni sapaan lekatnya, Menko Perekonomian sibuk bekerja mengemban amanah Presiden Jokowi, sehingga tidak sempat mencitrakan diri seperti yang lain.
“Tugas kader mensosialisasikan segala kontribusi beliau kepada masyarakat Indonesia selama ini, khususnya di bidang ekonomi dan pembangunan bangsa,” kata Toni.
Dengan tangan dinginnya selama ini, lanjut dia, Airlangga Hartarto berhasil menjaga situasi ekonomi meski kondisi global sedang tidak menentu karena pandemi dan perang yang terjadi di Eropa.
Untuk itu, lanjut dia, jika ada calon presiden yang berniat melanjutkan pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi, maka Airlangga Hartarto adalah kunci untuk melaksanakan kesinambungan itu.
“Penugasan Pak Jokowi kepada Pak Airlangga Hartarto untuk hal-hal yang bersifat krusial menunjukkan bahwa beliau merupakan salah satu menteri kepercayaan Presiden,” ujar anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.
BACA JUGA:
Golkar Surabaya Siapkan Bacaleg Cadangan, Arif Fathoni: Tak Bergerak Kami Ganti
Ketika disinggung mengenai tema Airlangga Hartarto penjaga kesinambungan pembangunan Indonesia, Toni mengatakan sebagai seorang teknokratik Airlangga Hartarto memiliki segenap kemampuan untuk menjaga kesinambungan pembangunan Indonesia.
Apalagi dalam setiap kesempatan, kata dia, Airlangga mengingatkan bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia harus menjadi peluang bagi Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.
“Pak Airlangga punya visi jangka panjang, beliau tidak ahli bikin gimmick agar populer, namun rekam jejak pengabdian beliau selama ini menjadi bukti kontribusi besar beliau bagi bangsa Indonesia,” kata mantan aktivis LMND ini. [asg/but]






