Bondowoso (beritajatim.com) – Bahu jalan sepanjang 15 meter di Kelurahan Dabasah, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, dilaporkan mengalami longsor pada Minggu pagi, 11 Mei 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.41 WIB dan langsung mendapat respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso.
“Longsor terjadi sekitar pukul 08.41 WIB. Penyebabnya adalah kondisi tanah yang labil,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, Minggu (11/5/2025).
Akibat longsor tersebut, bahu jalan tergerus dengan kedalaman mencapai 4 meter, panjang sekitar 15 meter, dan lebar 3 meter. Meski begitu, Sigit memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Setelah menerima laporan melalui grup WhatsApp internal, tim TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Bondowoso segera dikerahkan ke lokasi,” tuturnya.
BPBD bersama Agen Informasi Bencana Jatim 5.5 dan warga sekitar langsung melakukan penanganan awal di titik longsor. Assessment cepat dilakukan di lokasi, dan garis pengaman atau safety line langsung dipasang guna mengantisipasi longsor susulan serta menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas.
“Tim gabungan ini bahu membahu mengamankan area terdampak agar tidak membahayakan pengguna jalan lain,” paparnya.
Hingga pukul 09.47 WIB, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dengan kondisi cuaca yang cerah. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pengawasan ketat terhadap area tersebut.
“Kami telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan daerah untuk ditindaklanjuti lebih lanjut, terutama untuk penanganan permanen di lokasi terdampak,” imbuhnya.
BPBD Bondowoso juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar tetap waspada, terutama saat terjadi perubahan cuaca ekstrem. Warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang bila menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah atau pergeseran kontur. [awi/suf]






