Ringkasan Berita
Bahlil Minisoccer U-17 zona Kediri Raya digelar 10-11 September 2026.
Turnamen diikuti 16 tim SMA/SMK sederajat dari Kediri dan Nganjuk.
Vinanda Prameswati mendorong peserta mengutamakan sportivitas dan karakter.
Kompetisi diharapkan melahirkan atlet berprestasi sekaligus calon pemimpin masa depan.
Kediri (beritajatim.com) — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya, Kamis (10/9/2026). Turnamen yang berlangsung di Inzia Minisoccer Kediri tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi sekaligus mengasah sportivitas, kemampuan, dan karakter.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 10-11 September 2026, itu diikuti 16 tim SMA/SMK sederajat dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.
Pembukaan ditandai dengan kick-off yang dilakukan bersama Wali Kota Kediri, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri, serta Direktur Jawa Pos Radar Kediri.
Vinanda mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga seperti minisoccer memberikan ruang positif bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun relasi dengan sesama peserta.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPD Golkar Provinsi Jawa Timur dan Jawa Pos yang telah menghadirkan kegiatan pada pagi hari ini. Menurut saya turnamen ini sangat penting karena anak-anak muda butuh ruang untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, membangun pertemanan dan sportivitas,” ujarnya.
Bukan Sekadar Mengejar Kemenangan
Vinanda berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam pertandingan. Menurutnya, kualitas seorang atlet juga terlihat dari karakter yang ditunjukkan selama berkompetisi.
Peserta yang menang diharapkan tetap rendah hati. Sementara mereka yang mengalami kekalahan diminta menjadikannya sebagai pengalaman untuk memperbaiki kemampuan dan kembali berlatih.
Ia berharap Bahlil Minisoccer U-17 dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda di Jawa Timur.
“Semoga melalui kegiatan ini kita bisa memiliki ekosistem olahraga yang semakin kuat. Tidak hanya menghasilkan prestasi tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, disiplin percaya diri dan sportif,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa kompetisi usia muda tidak semata-mata tentang hasil akhir pertandingan. Pengalaman bertanding, membangun kerja sama, mengelola emosi, serta menghormati lawan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Minisoccer Jadi Wadah Mengasah Kepemimpinan
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni mengatakan, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti berpandangan bahwa olahraga minisoccer dapat menjadi sarana untuk menularkan semangat sekaligus keseruan dalam berolahraga.
Menurut Arif, Bahlil Minisoccer juga tidak hanya menjadi kompetisi untuk menguji kemampuan teknis pemain. Turnamen tersebut dapat menjadi ruang untuk mengasah kepemimpinan dan membangun kerja sama dalam sebuah tim.
Ia menilai peserta yang mengikuti kompetisi merupakan calon-calon pemimpin bangsa di masa depan. Karena itu, nilai kepemimpinan perlu dikenalkan dan diasah sejak usia muda.
Arif juga mengingatkan bahwa kemampuan memimpin harus berjalan beriringan dengan kemampuan untuk dipimpin. Pemain harus mampu mendengarkan arahan kapten maupun pelatih demi kepentingan tim.
“Jaga terus nilai-nilai sportivitas. Kita semua membawa nama baik masing-masing. Tunjukkan kualitas permainan yang baik, karena sepak bola modern menggunakan pikiran juga tidak semata-mata menggunakan kaki,” tegasnya.
Menurutnya, kemampuan membaca permainan, mengambil keputusan, berkomunikasi, dan bekerja sama menjadi bagian penting dalam olahraga modern. Nilai tersebut juga relevan dengan kehidupan di luar lapangan.
Diikuti Tim dari Tiga Wilayah
Bahlil Minisoccer U-17 zona Kediri Raya mempertemukan tim-tim pelajar dari wilayah Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk. Kompetisi tersebut berlangsung di Inzia Minisoccer Kediri selama dua hari.
Selain menjadi ajang menguji kemampuan para pemain, turnamen diharapkan dapat memperluas pengalaman bertanding bagi atlet usia muda. Kompetisi juga membuka kesempatan bagi peserta untuk belajar menghadapi tekanan pertandingan sekaligus menjaga sikap terhadap rekan satu tim dan lawan.
Vinanda berharap dari kompetisi tersebut muncul atlet-atlet muda yang mampu berprestasi lebih tinggi dan membawa nama baik daerah, Jawa Timur, hingga Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri M. Hadi Setiawan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri Sudjono Teguh, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kediri Ketut Gutomo, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, jajaran DPD Partai Golkar, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri Adi Prayitno, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk M. Ardiyanto, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad, serta tamu undangan lainnya.
Penyelenggaraan Bahlil Minisoccer U-17 di Kediri Raya diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi sesaat. Penguatan ruang olahraga bagi pelajar dapat menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang secara bertahap melahirkan atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang sehat, disiplin, percaya diri, dan mampu bekerja dalam tim. [nm/but]






