Surabaya (beritajatim.com) – Pada dasarnya para wanita memiliki fisik yang cukup kuat. Termasuk untuk mengangkat galon, tabung LPG, dan lain sebagainya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang merasa mampu untuk bekerja atau melakukan aktifitas angkat berat tersebut setiap saat. Padahal, jika aktivitas tersebut terlalu sering dilakukan justru berbahaya, terlebih karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mereka.
Adapun berikut ini beberapa hal yang bisa terjadi jika wanita sering angkat beban berat, di antaranya;
Gangguan Kehamilan
Dalam sebuah penelitian, wanita yang hampir setiap harinya melakukan aktivitas angkat beban berat, memiliki risiko lebih besar alami gangguan pada kehamilan. Penelitian ini bahkan sudah dibuktikan pada ribuan wanita yang merencanakan kehamilan.
Kelahiran prematur atau keguguran
Untuk ibu hamil yang masih sering mengangkat bebat berat, risiko yang bisa terjadi ialah keguguran atau bahkan alami kehamilan prematur. Tentu hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan juga buah hati.
Menghambat pertumbuhan
Jika aktivitas mengangkat barang berat dilakukan oleh usia anak-anak, misalnya seperti mengangkat tas sekolah yang berat setiap hari. Maka hal ini dapat menghambat pertumbuhan sang anak nantinya. Padahal, di usia sekolah, mereka sedang memasuki masa pertumbuhan.
Sakit pada punggung
Sakit pada punggung merupakan hal yang sering dialami seseorang. Terlebih pada mereka yang terlalu lama dan sering mengangkat beban berat. Hal ini karena kondisi tulang mereka sudah tidak terlalu kuat dan padat. Risiko lainnya, punggung bisa jadi bungkuk.
Wasir
Wasir umumnya terjadi karena pembesaran pembuluh darah vena. Hal ini ditandai dengan munculnya benjolan dan keluarnya darah segar. Selain itu, orang yang alami wasir biasanya kesulitan untuk buang air besar, air kecil, bahkan untuk sekadar duduk.
Ambeien
Selain punggung, dampak buruk lainnya yang bisa terjadi ketika seseorang angkat beban berat ialah ambeien. Hal ini tidak lepas dari pelebaran pembuluh darah dan akhirnya alami gangguan. Pembengkakan akibat kenaikan tekanan pada pembuluh darah ini pun bisa memunculkan ambeien.
Syaraf terjepit
Mengangkat beban berat dengan posisi yang tidak tepat, bisa menyebabkan posisi tulang punggung juga tidak benar. Sehingga kemungkinan memunculkan tonjolan yang akhirnya dapat menyebabkan terjadinya tekanan syaraf atau syaraf terjepit. Hal ini biasanya membuat punggung jadi terasa nyeri.
Skoliosis
Salahnya posisi atau postur tubuh ketika angkat beban berat juga bisa sebabkan skoliosis. Skoliosis sendiri ditandai dengan timbulnya rasa nyeri ketika sedang duduk ataupun berdiri. Selain itu, perasaan nyeri dari tulang belakang juga bisa menjalar dari ke pinggul, tangan, dan kaki.
Hernia
Hernia juga salah satu dampak yang bisa terjadi ketika seorang wanita sering angkat berat. Biasanya ditandai dengan munculnya benjolan pada bagian tubuh tertentu. Hernia sendiri merupakan kondisi di mana pecahnya lapisan dinding perut. Sehingga muncul gelembung pada perut dan alami bengkak. (fyi/ian)






