Surabaya (beritajatim.com) – Siapa yang tidak kenal dengan tren Velocity di TikTok? Gerakan tangan yang tampak sederhana, tapi ketika dipadukan dengan efek slow motion, hasilnya terlihat dramatis dan estetik.
Awalnya, tren ini hanya populer di kalangan anak SMP yang hobi nge-dance di TikTok. Namun, kini tren Velocity sudah merambah ke berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, pekerja kantoran, hingga emak-emak yang ikut unjuk kebolehan!
Apa Itu Velocity?
Velocity dalam konteks TikTok adalah tren video yang mengandalkan gerakan tangan tertentu, biasanya dengan beberapa jari yang ditonjolkan, kemudian diberi efek slow motion agar terlihat dramatis dan estetik. Efek ini sering dikombinasikan dengan transisi cepat serta musik dengan beat yang kuat untuk menciptakan kesan visual yang menarik.
Awal Mula Tren Velocity
Tren Velocity ini sebenarnya terinspirasi dari teknik edit video yang awalnya digunakan oleh editor profesional di aplikasi seperti CapCut dan Alight Motion.
Seiring berjalannya waktu, tren ini berkembang di TikTok, dan kini banyak kreator yang menggunakan preset Velocity agar hasil videonya terlihat lebih sinematik.
Tren Velocity pertama kali muncul sebagai tantangan dance sederhana yang mudah diikuti. Gerakannya tidak serumit koreografi dance K-pop atau hip-hop, sehingga banyak anak muda yang langsung tertarik mencoba. Dengan bantuan efek slow motion dan beat lagu yang pas, video Velocity pun tampak keren meskipun gerakannya minimalis.
Seiring waktu, popularitas Velocity semakin meluas. Apalagi setelah beberapa idol K-pop mulai menggunakan efek ini dalam challenge mereka di TikTok. Para penggemar pun ikut-ikutan membuat versi mereka sendiri, hingga akhirnya tren ini meledak di berbagai negara.
Tak hanya anak muda, tren Velocity juga menarik perhatian para emak-emak. Mereka mulai menjajal gerakan tangan khas Velocity, baik secara mandiri maupun bersama anak-anak mereka. Beberapa bahkan membuat konten Velocity versi humor yang sukses viral karena keunikan dan ekspresi mereka yang menghibur.
Fenomena ini membuktikan bahwa media sosial, terutama TikTok, tidak lagi terbatas pada satu generasi saja. Tren yang awalnya hanya dinikmati oleh remaja, kini bisa diadopsi oleh siapa saja yang ingin ikut meramaikan dunia digital.
Cara Membuat Video Velocity di TikTok
Bagi kamu yang ingin langsung membuat video Velocity tanpa aplikasi tambahan, ikuti langkah-langkah ini:
1. Rekam Video Langsung di TikTok
• Buka aplikasi TikTok dan tekan ikon + untuk mulai merekam.
• Gunakan gerakan tangan khas Velocity, seperti memainkan jari atau membuat gerakan lambat agar efeknya lebih dramatis.
• Bisa juga merekam video menggunakan kamera HP lalu mengunggahnya ke TikTok.
2. Tambahkan Efek Velocity di TikTok
• Setelah video direkam, klik Efek di bagian bawah layar.
• Pilih kategori Time lalu cari efek Slow Motion atau Velocity Effect.
• Atur efek slow motion di bagian tertentu agar gerakan terlihat lebih dramatis dan estetik.
3. Gunakan Musik yang Sedang Tren
• Klik ikon Suara dan pilih lagu yang cocok dengan tren Velocity.
• Sesuaikan tempo video dengan beat musik agar efeknya lebih keren.
4. Tambahkan Filter dan Transisi (Opsional)
• Pilih filter yang bisa memperkuat efek slow motion, seperti filter estetik atau cinematic.
• Gunakan fitur transisi jika ingin mengedit beberapa klip menjadi satu video yang lebih dinamis.
5. Simpan dan Unggah ke TikTok
• Jika sudah puas dengan hasil editan, klik Simpan lalu unggah ke TikTok.
• Jangan lupa tambahkan caption dan hashtag seperti #VelocityEffect, #VelocityTrend, atau #SlowMotionChallenge agar videomu lebih mudah ditemukan orang lain.






