Bangkalan (beritajatim.com) – Logistik untuk Pilkada serentak 2024 mulai diterima oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Bangkalan, Madura.
Penulis: Zamachsari
Pemuda inisial AR (27) asal Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, nekat mencuri motor milik bibinya. Hasil penjualan motor dipakai membeli sabu
Sertifikat mengemudi menjadi salah satu syarat untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A di Kabupaten Sampang.
Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono, menjanjikan penghargaan berupa dua paket umroh bagi Bhabinkamtibmas yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara
Perempuan berinisial A asal Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupeten Bangkalan. Digrebek warga usai membawa selingkuhannya ke dalam rumah.
Kapolres Sampang perintahkan Bhabinkamtibmas memperkuat Cooling System dan deteksi isu pemicu masalah di zona merah Pilkada 2024. Ada 56 TPS sangat rawan di Sampang.
Warga perbukitan Sampang perparah sumur akibat kekeringan panjang. Sumber mata air mengering, 81 desa di Sampang alami kekeringan kritis menurut data BPBD setempat.
Proses penerbitan sertifikat tanah di BPN Bangkalan dikeluhkan pengusaha karena perubahan aturan. Developer dan notaris berharap solusi agar proses lebih cepat dan mendukung investasi.
Warga Bangkalan dihebohkan penemuan mobil Honda Civic putih dengan bekas tembakan. Mobil milik tersangka kasus narkoba, terkait pengejaran oleh Ditnarkoba Polda Jatim.
KPU Sampang belum menetapkan jadwal debat terbuka Pilkada 2024. Dua Paslon, KH. Muhammad bin Muafi Zaini dan H. Slamet Junaidi, siap bersaing di Pilkada serentak Sampang.









