Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban meninggal dunia ke-14, di balik runtuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo pada Jumat tengah malam, (3/10/2025).
Penulis: Rama Indra
Korban ditemukan meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo bertambah menjadi tiga belas orang sampai Jumat malam, (3/10/2025).
Proses pemindahan struktur runtuhan bangunan dan pencarian korban di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ditargetkan selesai
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menyatakan bahwa kepolisian akan memprioritaskan upaya kemanusiaan dan penyelamatan korban runtuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran,
Korban runtuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo bertambah jadi 10 orang. Tim SAR masih mencari 53 korban hilang di bawah puing bangunan tiga lantai.
Korban ditemukan meninggal dunia di runtuhan bangunan Ponpes Al – Khoziny, Buduran, Sidoarjo kembali bertambah menjadi sembilan orang
Tiga korban meninggal dunia tertimbun runtuhan bangunan tiga lantai dan musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, kembali ditemukan pada Jumat pagi.
Proses pemindahan puing runtuhan bangunan lantai tiga dan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, yang masih terdapat korban di dalamnya, dilakukan dengan manuver ‘top to down’ atau dari atas ke bawah menggunakan alat berat hingga Kamis malam (2/10/2025).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto bicara soal potensi dugaan pelanggaran hukum dalam insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang menimbukan korban jiwa, pada Kamis (2/10/2025).
Berikut update informasi runtuhnya bangunan tiga lantai dan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Bau tak sedap tercium.









