Sebelum melatih Persid, Misnadi melatih tim sepak bola putra Kabupaten Lumajang dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII. Sementara itu, Jainuri pernah membawa Jember United menjuarai Piala Suratin 2014.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Langkah Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, yang memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) daripada dengan PDI Perjuangan bisa dipahami. Ia merepresentasikan generasi Z yang susah berkomunikasi dengan generasi baby boomers di PDI Perjuangan.
Muhammad Iqbal, pengamat komunikasi politik Universitas Jember di Kabupaten Jember memprediksi peeolahan suara Partai Demokrat di Jawa Timur akan tergerus.
Fraksi Partai Nasional Demokrat dan Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendesak pemerintah daerah setempat untuk membantu pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama.
Bergabungnya Partai Demokrat ke dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto menghadirkan dua problem. Problem etik sangat berpotensi menggerus dukungan elektoral dari kader dan pemilih partai Demokrat.
Ganjarian Spartan Jawa Timur ingin Ganjar Pranowo berduet Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dalam Pemilihan Umum 2024. Erick dinilai ideal dari banyak aspek.
Ganjarian Spartan Jawa Timur menolak jika Ganjar Pranowo dijadikan calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Mereka tetap bersikukuh mengantarkan Ganjar menjadi kandidat presiden dalam pemilu.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mencemaskan nasib penegakan hukum di Indonesia. Ia khawatir negara ini tidak berumur panjang hingga tahun 2045 atau usia 100 tahun kemerdekaan.
Muhammad Iqbal, pengamat komunikasi politik Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meyakini pemilihan presiden akan diikuti tiga poros koalisi yang masing-masing mendukung Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, Indonesia akan membutuhkan pemimpin yang berjiwa santri pada 2045. Itulah kenapa ia menekankan pentingnya para santri untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin Indonesia berjiwa merah-putih.









