Tidak ada problem mendasar dalam upaya pemenangan pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar di Jawa Timur. Wakil Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur Thoriqul Haq menegaskan tengah mengonsolidasi semua potensi partai pengusung dan relawan.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengklaim elektabilitas Prabowo Subianto di Daerah Pemilihan Jawa Timur IV yang meliputi Kabupaten Jember dan Lumajang mencapai angka tertinggi. Ini berbanding lurus dengan penguasaan kursi parlemen.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Al Qodiri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan penyikapan terhadap situasi di masyarakat saat ini, Senin (5/2/2024).
civitas akademika Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang terdiri atas guru besar, dosen, dan mahasiswa menuntut penghentian politisasi
Pilar 08, kelompok relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, percaya diri bisa merebut kemenangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namun elektabilitas duet tersebut di Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi masih kurang tinggi.
Muhaimin Iskandar, calon wakil presiden nomor urut 1, mendapat hadiah buku ‘Kronik Penculikan Aktivis dan Kekerasan Negara 1998’ dari peserta acara ‘Slepet Imin’, di halaman Kota Cinema Mall, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2024) malam.
Politik demokrasi hasil Reformasi 1998 sudah memasuki dasawarsa ketiga dan sedang memasuki ujian terakhir. Tahun 2030, sistem politik demokrasi hasil Reformasi akan genap berusia 32 tahun.
Kabupaten Jember, Jawa Timur, termasuk satu dari 40 kota prioritas untuk dikembamgkan jika Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terpilih menjadi presiden dan wakil presiden dalam Pemilihan Umum 2024.
Muhaimin Iskandar yang biasa disapa Cak Imin terkejut mendapat pertanyaan dari seorang hadirin Slepet Imin di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2024) malam, soal relasinya dengan Yeni Wahid, putri sulung Abdurrahman Wahid, yang selama ini renggang sejak konflik internal Partai Kebangkitan Bangsa belasan tahun lalu.
Muhaimin Iskandar, calon wakil presiden nomor urut 1, mengidentikkan bantuan sosial dengan politisasi dalam pemilihan umum kali ini.









