Partai Amanat Nasional (PAN) masih setia dengan Koalisi Indonesia Maju. Tim Pemilihan Kepala Daerah Dewan Pimpinan Pusat PAN memberikan rekomendasi calon bupati Jember, Jawa Timur, kepada Muhammad Fawait, kandidat dari Partai Gerindra.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Destinasi tur wisata Jelita (Jember Keliling Kota) yang dikelola Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah ke Kebun Gunung Pasang dan Sumberwadung milik Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan.
Muhammad Fawait, kandidat bupati dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), nonton film Lafran bareng keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Bioskop CGV Roxy Square, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (30/6/2024).
Elektabilitas Bupati Hendy Siswanto dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini mencapai 44,7 persen, mengalahkan kandidat bupati dari Gerindra Muhammad Fawait dan mantan bupati Faida.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi mencopot Try Sandi Apriana dari posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember. Sandi memahami pencopotan itu dan berterima kasih kepada AHY.
Jember (beritajatim.com) – Berkurangnya rasio petugas lapangan Keluarga Berencana (PLKB) atau penyuluh Keluarga Berencana (PKB) tidak menghalangi Pemerintah Kabupaten Jember,…
Peta tata ruang wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah selesai dibuat. Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan segera diproses pada Juli 2024.
Menang atau kalah dalam kontestasi ini, Aura berjanji mengajak lebih banyak orang untuk merawat alam. “Saya ikut kontestasi Duta Lingkungan Jatim karena ingin berkontribusi dalam sektor lingkungan dan mengajak lebih banyak orang untuk mencintai lingkungan,” katanya.
Saat ini PDI Perjuangan belum menentukan bakal calon bupati yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Partai ini diharapkan tetap menjaga marwah sebagai penjaga demokrasi di Indonesia dengan mencegah calon tunggal dalam pilkada di Jember.
Agus Hadi Santoso, politisi PDI Perjuangan dan mantan anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan bahaya yang mengancam demokrasi, jika hanya ada calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah.









