Gempa 6,5 SR di Sumenep memicu kepanikan di posko pengungsian korban ambruknya gedung Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Selasa malam.
Penulis: M Ismail
Gempa M6,5 di Sumenep memicu penurunan reruntuhan Ponpes Al Khoziny, membuat evakuasi korban tertimbun semakin sulit dan penuh risiko.
Basarnas terus berupaya mengevakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan menggali gorong-gorong demi selamatkan 15 korban tertimbun.
Menteri Agama Nasaruddin Umar tinjau Ponpes Al-Khoziny yang roboh di Sidoarjo, doakan santri korban syuhada dan tekankan standar pembangunan pesantren.
Hingga Selasa (30/9/2025), personel Polri dari berbagai kesatuan tetap diturunkan di lokasi runtuhnya bangunan di Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo
Pernyataan kepala daerah yang seakan menyoroti soal bangunan lantai 3 milik Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran yang roboh dan ratusan santri menjadi korban
Tiga santri meninggal dunia akibat ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo. Tim gabungan masih lakukan evakuasi korban.
Suara gemuruh retakan bangunan di Ponpes Al Khoziny Buduran bikin panik ribuan warga, petugas imbau menjauh dari gedung rawan roboh.
Gedung tiga lantai Pesantren Al-Khoziny roboh saat salat asar, 83 santri dievakuasi. Proses penyisiran puing masih berlangsung hingga malam.
Gedung 3 lantai Pesantren Al-Khoziny Buduran ambruk saat salat ashar, ratusan santri jadi korban, puluhan masih tertimbun reruntuhan bangunan.









