Bid Dokkes Polda Jatim melakukan pengumpulan sampel DNA dari keluarga korban yang masih belum ditemukan di Pondok Pesantren Al Khoziny.
Penulis: M Ismail
Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan tiga lantai di Lembaga Pesantren Al Khoziny, Buduran, terus mendapat perhatian serius dari aparat keamanan.
Polresta Sidoarjo turunkan 208 personel amankan evakuasi reruntuhan Ponpes Al Khoziny, didukung TNI, Basarnas, BNPB, dan Sat Brimob Jatim.
Musibah robohnya gedung tiga lantai Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, pada Senin (29/9/2025) menyisakan kisah haru dan keajaiban.
Memasuki hari keempat pasca runtuhnya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo, tim SAR gabungan mulai mempertimbangkan penggunaan alat berat
Sterilisasi area di halaman Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, mulai dilakukan oleh petugas Kamis (2/10/2025).
Biddokkes Jatim menyediakan tiga Posko Polda Disaster Victim Identification (DVI) selama berlangsungnya operasi pencarian korban runtuhnya bangunan di Lembaga Pesantren Al Khoziny, Buduran.
Upaya pencarian korban di reruntuhan bangunan tiga lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo terus menunjukkan perkembangan.
Dua korban reruntuhan bangunan tiga lantai milik Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran, yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan beton, diketemukan.
Polwan Polresta Sidoarjo hadir di lokasi musibah runtuhnya bangunan Pesantren Al Khoziny, memberikan bantuan makanan dan trauma healing bagi keluarga korban.








