Pencarian H+3 tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya masih nihil. Sebanyak 29 orang penumpang yang dinyatakan hilang masih belum berhasil mendapatkan titik terang.
Penulis: Ayu Lestari
PT. Raputra Jaya sebagai pengelola KMP Tunu Pratama Jaya yang mengalami insiden tenggelam di Selat Bali akhirnya buka suara.
Keluarga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya mengirimkan doa pada Gumelar Tidar Tanaka (26), Anak Buah Kapal (ABK) yang turut menjadi korban.
Basarnas mengkonfirmasi perubahan data korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/2025) lalu. Data penumpang selamat berubah dari 29 orang menjadi 30 orang.
Hari ketiga pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, dilanjutkan dengan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut.
KNKT kumpulkan data cuaca, VTC, dan SPB untuk investigasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, pastikan faktor penyebab insiden.
Proses pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya masih berlanjut H+3.
Pencarian hari kedua korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya berakhir nihil, Jumat (4/7) sore. Kanar tak sedap tersebut diakibatkan sulitnya medan, disisi lain cuaca ekstrim di Selat Bali membuat jarak pandang petugas SAR menjadi minim.
Duka masih menyelimuti keluarga Elok Rumantini, 34 tahun, beralamat di Gang Belimbing, Kelurahan Lateng, Banyuwangi.
Sejumlah warga Banyuwangi turut menjadi korban dalam musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu malam (3/7) malam.









