Mojokerto (beritajatim.com) – Atlet sepeda berusia 12 tahun asal Kota Malang, Ayla Zahra Anjani, untuk pertama kalinya bisa bersaing di ajang multievent 2 tahunan Porprov Jawa Timur VIII, Minggu (10/9/2023).
Atlet sepeda termuda asal Kota Malang ini menceritakan, awalnya pada 3 tahun lalu ia kerap melihat para atlet sepeda berlatih di velodrome di Malang. “Awalnya saya bermain di BMX namun pada akhirnya disuruh memilih untuk kategori BMX atau XCE. Namun pada akhirnya saya mencoba memang sedikit ekstrem namun beruntung saya lebih nyaman di XCE sekarang,” cerita Anjani.
Bahkan atas kualitasnya, keberuntungan berpihak kepada dirinya. Kualitas dirinya cukup mumpuni jika harus menjadi atlet Puslatcab di bidang sepeda. Hal ini mengantarkannya menjadi atlet Puslacab termuda di Kota Malang. Karen saat ini Anjani masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar Negeri Blimbing 5 Malang.
“Memang ini menjadi tantangan. Karena menjadi atlet puslatcab namun itu adalah hal yang biasa, yang terpenting tetap mencoba dan berhasil hingga saat ini tercatat sebagai atlet termuda,” ungkap Anjani saat ditemui di Kinco Bike Park Pacet Kabupaten Mojokerto.
Lebih lanjut diceritakan Anjani, dirinya merasa kurang percaya diri untuk bersaing di dua nomor XCE dan XCO. Pasalnya peralihan dari BMX ke nomor XCE ini tidak mudah karena ia merasa XCE lebih ekstrem dari BMX.
BACA JUGA:
Tulungagung dan Kediri Berhasil Raih Medali Emas Di Dua Kategori Balap Sepeda Porprov Jatim
“Awalnya saya agak takut tapi karena pertandingannya cukup seru jadi saya juga mengikuti saya juga merasa enjoy karena jika harus bersaing posisi skill dan kecepatanya yang dimiliki seniornya jauh lebih bagus,” ungkapnya.
Harapanya saat ini bukan lagi soal kemenangan dan medapatkan medali, karena jika harus bersaing dengan para pemain lainnya yang usianya jauh di atasnya. Anjani cukup bersyukur masih bisa meraih rangking di Porprov Jatim VIII karena mengingat ini adalah kegiatan Multievent pertamanya.
“Sebenarnya saya ingin juara dan medali untuk membanggakan Kota Malan. Namun bagaimana saya hanya bisa memberikan ranking saja,”ungkapnya.
Saat ini, Anjani masih harus mempertandingkan satu nomor lagi di kategori XCO dimana ia berharap bisa mendapatkan medali di nomor kedua yang diikutinya. [way/suf]






