Pasuruan (beritajatim.com) – Atap gedung DPRD Kabupaten Pasuruan masih dalam tahap pengerjaan, sementara agenda pelantikan anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 sudah di depan mata. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pelantikan akan digelar di tengah pengerjaan proyek.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, menegaskan bahwa pelantikan tetap akan dilangsungkan di gedung dewan karena memiliki makna sakral. Berbeda dengan agenda paripurna lainnya yang belakangan meminjam gedung Dinas Kesehatan. “Rencana pelantikan tetap di gedung dewan supaya tetap berlangsung khidmat ketika pengambilan sumpah dan janji jabatan,” kata Dion, Selasa (2/7).
Meskipun proyek perbaikan atap masih berlangsung, Dion meminta agar pelaksana proyek bekerja sesuai dengan jadwal dan menyelesaikannya sebelum hari H pelantikan. “Kita tekankan sisa waktu pengerjaan proyek harus selesai sebelum hari H, saat pelantikan nanti gedung bisa dipakai,” imbuhnya.
Dion pun tak segan menjatuhkan sanksi bagi pelaksana proyek jika tidak tepat waktu, sesuai dengan aturan kerja yang berlaku. “Ya harus selesai, kalau nggak selesai-selesai kan ada mekanismenya, ada sanksi denda dan sebagainya,” bebernya.
Sementara itu, Direktur CV. Joko Tole selaku pelaksana proyek perbaikan atap gedung DPRD meyakinkan bahwa pekerjaannya akan segera tuntas. “Sekarang sudah 85 persen, kira-kira dua mingguan lagi selesai,” pungkasnya. (ada/kun)






