Jember (beritajatim.com) – Aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten dan anggota DPRD Jember, Jawa Timur, belum menerima gaji bulan April 2025 hingga berita ini ditulis, Kamis (10/4/2025).
“Ini sudah nunggu-nunggu kok tidak ada surat cinta dari Bank Jatim. Biasanya tanggal 1 atau naksimal tanggal 3. Ini sampai tanggal 10 belum ada,” kata Siti Baidaus Sholeha, anggota DPRD Jember dari Partai Persatuan Pembangunan.
Baidaus tidak tahu alasan keterlambatan tersebut. Setelah dicek di Bagian Keuangan, ternyata gaji baru diajukan Rabu kemarin.
Baidaus berharap gaji ASN segera dicairkan. “Habis hari raya kemarin habis-habisan. Keluarga juga sudah menunggu untuk kebutuhan awal bulan,” katanya.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Jember Supriyono juga menerima pengaduan soal belum cairnya gaji pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
“Kemarin beberapa anggota datang ke rumah terkait belum dibayarnya gaji ASN. Saya akhirnya konfirmasi kepada Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan,” kata Supriyono.
Dari bidang tersebut, Supriyono mendapat informasi bahwa permintaan rekapitulasi daftar hadir belum semua masuk, sehingga gaji belum bisa dibayarkan.
“Seperti biasa rekap daftar hadir diminta setiap akhir bulan. Tapi mungkin karena hari raya, atau komunikasi dari dinas kepada guru tidak direspons segera, sehingga hari ini sedang dikumpulkan. Kalau selesai, akan dibayarkan,” kata Supriyono.
Baidaus memandang seharusnya administrasi gaji ini dipersiapkan sebelum lebaran. Dengan demikian tidak mengganggu penerimaan hak pegawai.
Supriyono mendorong agar masalah gaji segera diselesaikan. “Saya pikir daftar hadir guru setiap bulan pasti. Kalau ada yang ketinggalan segera lah, kasihan kepada teman-teman pegawai negeri yang tergantung pada penghasilan tiap bulan,” katanya.
PNS yang tidak siap dengan penghasilan lain di luar gaji akan kebingungan. “Saya minta kepada semua pihak, kalau bisa diambil kebijakan segera, ya segera lah. Kasihan mereka,” kata Supriyono .
Dimintai konfirmasi, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jember Jupriono mengatakan, pencairan gaji sedang berproses. “Besok mungkin Mas,” katanya. [wir/ian]







2 Komentar
Hanya terlambat beberapa hari saja anggota dewan sdh kejang. Kerjaan rata tak beres. Kebanyakan gaji buta.
ketika kabupaten lain udah gajian, cuma jember doang yang belum. pertanyaannya: KOK BISA BISANYA